Loading...
SAINS
Penulis: Sabar Subekti 06:08 WIB | Rabu, 21 Oktober 2020

Paus: Tarik Investasi dari Perusahaan Yang Tidak Lindungi Lingkungan

Paus Fransiskus. (Foto: Reuters)

VATIKAN, SATUHARAPAN.COM-Paus Fransiskus pada hari Sabtu (10/10) mendesak orang-orang untuk menarik investasi dari perusahaan yang tidak berkomitmen untuk melindungi lingkungan. Dia menyerukan agar model ekonomi yang muncul dari pandemi virus corona menjadi yang berkelanjutan.

Paus berbicara dalam pesan video untuk acara online yang disebut "Countdown Global Launch, A Call to Action on Climate Change" (Hitung Mundur Peluncuran Global, Seruan untuk Bertindak tentang Perubahan Iklim).

“Sains memberi tahu kita, setiap hari dengan lebih presisi, bahwa kita perlu bertindak segera... jika kita ingin memiliki harapan untuk menghindari perubahan iklim yang radikal dan dahsyat,” katanya.

Paus membuat daftar tiga poin tindakan: pendidikan yang lebih baik tentang lingkungan, pertanian berkelanjutan dan akses kepada air bersih, dan peralihan dari bahan bakar fosil.

“Salah satu cara untuk mendorong perubahan ini adalah dengan mengarahkan perusahaan menuju kebutuhan mendesak untuk berkomitmen pada perawatan integral dari rumah bersama kita, tidak termasuk dari perusahaan investasi yang tidak memenuhi parameter (ini)... dan memberi penghargaan kepada mereka yang (melakukannya),” dia berkata.

Dia mengatakan pandemi telah membuat kebutuhan untuk mengatasi krisis iklim dan masalah sosial terkait menjadi lebih mendesak.

“Sistem ekonomi saat ini tidak berkelanjutan. Kami dihadapkan pada keharusan moral... untuk memikirkan kembali banyak hal,” katanya, menyebut tentang alat produksi, konsumerisme, pemborosan, ketidakpedulian terhadap orang miskin, dan sumber energi berbahaya.

Pada bulan Juni, sebuah dokumen Vatikan mendesak umat Katolik untuk melepaskan investasi dari persenjataan dan industri bahan bakar fosil dan untuk memantau perusahaan di sektor-sektor seperti pertambangan untuk kemungkinan kerusakan lingkungan.

Pembicara dan aktivis lain di acara online tersebut termasuk aktris Jane Fonda, Pangeran William dari Inggris, mantan Wakil Presiden Amerika Serikat, Al Gore, dan Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen. (Reuters)

Editor : Sabar Subekti

UKRIDA
Gaia Cosmo Hotel
BPK Penabur
Zuri Hotel
Back to Home