Loading...
RELIGI
Penulis: Kartika Virgianti 10:20 WIB | Sabtu, 16 Agustus 2014

Seminar Nasional Kebebasan Beragama Usul pada Jokowi-JK

Seminar Nasional Kebebasan Beragama Usul pada Jokowi-JK
Ketua Badan Pengurus Setara Institute, Hendardi. (Foto-foto: Elvis Sendouw)
Seminar Nasional Kebebasan Beragama Usul pada Jokowi-JK
Para pembicara seminar (dari kiri-kanan) Ketua Umum ICRP, Direktur Megawati Institute, dan Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Siti Musdah Mulia; Kepala Litbang Kemenag RI sekaligus Guru Besar UIN Sunan Kalijaga, Prof. Machasin; Manager Program Setara Institute, Ismail Hasani yang memandu diskusi; Wakil Ketua Setara Institute, Bonar Tigor Naipospos (Choky); dan Sekretaris Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Abdul Mu'ti.

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Ketua Badan Pengurus Setara Institute, Hendardi mengatakan Setara Institute dan Sobat KBB menyelenggarakan seminar nasional yang ditujukan untuk mengakomodir harapan-harapan yang bukan hanya pada kepemimpinan baru Jokowi-JK, tetapi juga kepada Kementerian Agama (Kemenag) RI yang sekarang masih berlangsung.

Acara dengan tema “Kepemimpinan Nasional Baru dan Pemajuan Kebebasan Beragama/Berkeyakinan” itu diselenggarakan di Hotel Akmani, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (15/8).  

“Kita saksikan parade kekerasan atas nama agama terus terjadi selama 10 tahun belakangan ini, karena itu kita perlu terus membangun dialog untuk mencari langkah konstruktif mengatasinya,” kata Hendardi dalam sambutannya di awal acara.

Kemudian dia menambahkan, inisiatif kegiatan ini muncul dari kebutuhan para korban pelanggaran kebebasan beragama/berkeyakinan. "Dan kebutuhan kita semua anak bangsa yang juga didukung oleh Kedutaan Besar Kanada— Sekretaris Kedua Dubes, Huy Nguyen turut hadir dalam acara ini.  

Hendardi menuturkan, ada dua momentum yang kita miliki saat ini terkait dorongan pemajuan kebebasan beragama/berkeyakinan. Harapan pertama, meskipun tinggal menghitung hari kita memiliki Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin yang muda, terbuka, dan memberikan harapan bagi iklim kebebasan beragama.

Kedua, harapan terhadap presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla yang tampaknya lebih menjanjikan terhadap kebebasan beragama/berkeyakinan. Dua momentum ini diharapkan bisa dimanfatkan untuk perbaikan-perbaikan pelanggaran yang sudah lama diabaikan. Atas dasar itulah kegiatan ini diadakan.

Dalam acara ini turut hadir sebagai pembicara antara lain, Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Direktur Megawati Institute, Siti Musdah Mulia, Guru Besar UIN Sunan Kalijaga, dan Kepala Litbang Kemenag RI, Prof. Machasin, Manager Program Setara Institute, Ismail Hasani yang memandu diskusi, Wakil Ketua Setara Institute, Bonar Tigor Naipospos (Choky), dan Sekretaris Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Abdul Mu'ti.

Editor : Bayu Probo


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home