Loading...
SAINS
Penulis: Dewasasri M Wardani 11:17 WIB | Selasa, 07 Oktober 2014

AS Akan Kurangi Utang Indonesia Jika Alam Liar Dilindungi

AS akan kurangi utang Indonesia jika alam liar dilindungi. (Foto: forestcreator.wordpress.com)

JAKARTA, SATUHARAPAN - Amerika Serikat baru menyetujui perjanjian untuk mengurangi utang Indonesia dengan imbalan bahwa Jakarta mengeluarkan dana US$12 juta (Rp147 miliar) untuk program-program perlindungan spesies-spesies yang terancam dan habitat-habitat spesies tersebut di Sumatera, menurut para ahli konservasi, Jumat (3/10).

Langkah itu merupakan tambahan dari kesepakatan serupa pada 2009. Pemerintah Indonesia menjanjikan dana US$30 juta (Rp 367,7 miliar) untuk peningkatan perlindungan hutan-hutan Sumatera, menurut LSM Conservation International, yang membantu membuat perjanjian tersebut.

Kesepakatan itu, yang akan ditandatangani minggu ini, akan menyediakan dana-dana tambahan untuk kelompok-kelompok lingkungan hidup untuk meningkatkan program-program yang ditujukan untuk melindungi hutan-hutan hujan dataran rendah serta upaya-upaya untuk meningkatkan populasi satwa-satwa yang terancam.

Hutan-hutan Sumatera merupakan salah satu tempat dengan keberagaman hayati tertinggi di planet ini dan merupakan rumah bagi badak-badak dan harimau Sumatera yang terancam.

"Pertukaran utang untuk alam (debt-to-nature swap) akan bermanfaat bagi ekosistem-ekosistem kritis di Sumatera melalui peningkatan upaya-upaya konservasi," demikian disampaikan Conservation International dalam pernyataan tertulis.

"Amerika Serikat bangga bermitra dengan Pemerintah Indonesia dan sektor LSM untuk membantu melindungi dan melestarikan alam liar yang beragam di Sumatera," ujar Kristen Bauer, charge d'affaires di Kedutaan Besar AS di Jakarta.

Lewat perjanjian itu, Pemerintah Indonesia akan membayar sekitar US$12 juta (Rp147 miliar) dalam tujuh tahun, ke dalam dana perwalian yang akan mengeluarkan hibah bagi upaya-upaya konservasi, menurut Conservation International.

Pemerintah AS menyumbang sebagian besar bagi dana pertukaran utang tersebut, sementara Conservation International juga memberi sejumlah dana. (AFP/voaindonesia.com)

Editor : Sotyati


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home