Loading...
OLAHRAGA
Penulis: Moh. Jauhar al-Hakimi 13:30 WIB | Sabtu, 23 Juni 2018

Bermain Aman atau Tersingkir?

Jelang Pertandingan Jepang vs Senegal
Suporter jepang di Piala Bunia 2018 Rusia. (Foto: reuters.com)

SATUHARAPAN.COM - Sama-sama memiliki poin penuh saat harus saling berhadapan pada pertandingan kedua tentu menjadi semangat lebih bagi kesebelasan Jepang dan Senegal. Kedua kesebelasan menjalani laga perdana fase grup H secara mulus.

Jepang memenangi pertandingan melawan kesebelasan kuat dari Amarika latin Kolombia dengan pertandingan yang ketat, meskipun Kolombia bermain hanya dengan sepuluh pemain setelah gelandang Kolombia terkena kartu merah saat pertandingan baru berjalan pada menit ketiga.

Senegal sendiri bermain lebih meyakinkan dengan mengalahkan tim bertenaga "the Eagles" Polandia. Mengandalkan serangan balik yang cepat, Senegal mengubur asa Lewandowski dan kawan-kawan meraih poin pada laga perdana fase grup H.

Di tangan pelatih Akira Nishino, pada PD 2018 Jepang datang dengan kepercayaan diri yang tinggi. Menjalani laga perdana kesebelasan Jepang langsung meladeni permainan Kolombia dalam tempo tinggi sejak menit awal.

Hasilnya mereka mampu memaksa Kolombia bertahan di menit-menit awal dan berbuah tendangan penalti saat penyerang Jepang melakukan penetrasi di kotak penalti Kolombia. Kerugian Kolombia saat Sanchez mendapat kartu merah tidak mengurangi daya gedor Kolombia, meskipun begitu berkurangnya satu pemain tetap berpengaruh besar ada kesebelasan Kolombia dan Jepang mampu memanfaatkan ruang kosong yang ditinggalkan Sanchez dengan seranganan-serangan dari kedua sayapnya. Satu corner kick dengan mulus dimanfaatkan oleh Osako menjadi sebuah gol.

Menyadari kesebelasan Polandia yang dipenuhi dengan gelandang-penyerang yang berbahaya, Senegal memulai pertandingan pertamanya dengan lebih berhati-hati. Dengan lebih mengandalkan serangan balik, mereka mampu mencuri gol di babak pertama akibat kesalahan pemain belakang Polandia yang membuat gol bunuh diri setelah terjadi serangan balik Senegal. Dalam kepercayaan tinggi yang semakin meningkat, Senegal memperbesar kemenangannya melalui gol penyerang mudanya Mbaye Niang.

Apakah Senegal akan menerapkan strategi yang sama saat menghadapi Jepang? Jika melihat rekam jejak pelatih Cisse sepertinya Senegal akan lebih dinamis dalam menerapkan taktik dan strategi permainannya. Bagaimanapun, Cisse adalah mantan gelandang yng memiliki kreativitas membongkar permainan lawan. 

Adu strategi Cisse dengan Akira Nishino akan berlangsung sejak menit awal. Dan seperti biasanya Jepang akan bermain terbuka sejak pertandingan dimulai. Dalam pertandingan melawan Kolombia, pemain-pemain Jepang menunjukkan dirinya sebagai petarung yang tidak takut meninggalkan daerah pertahanannya.

Kreativitas Kagawa-Hasebe-Honda akan beradu dengan lima gelandang Senegal dengan dimotori Kouyate dan Konate. Menarik menunggu pertarungan sayap kedua kesebelasan. Cise diuntungkan dengan keberadaan pemain sayap Sarr dan Sabaly yang memiliki pergerakan naik-turun secara cepat. Di sisi lain Haraguchi-Honda pun memiliki pergerakan yang sama cepatnya dalam membantu serangan dari sisi lebar lapangan.

Di sektor pertahanan, dengan dimotori Koulibaly yang merumput di klub Napoli Sane, Sabaly, dan pemain muda Wague terbukti mampu menahan pergerakan pemain gelandang-penyerang Polandia di laga perdananya. Ini akan menjadi pembuktian mereka saat menghadapi serbuan gelandang Samurai Biru yang dimotori Kagawa-Hasebe-Honda. Satu hal yang patut diwaspadai Cisse adalah permainan bola atas pemain Jepang cukup bagus. Gol Osako ke Ospina menjadi bukti bagaimana pemain Jepang pun mampu memenangi perebutan bola-bola atas.

Penyerang muda Mbaye Niang yang merumput di Torino membalas kepercayaan saat diturunkan Cisse saat menghadapi Polandia dengan sebuah gol. Selain menambah kepercayaan diri, ini tentu menjadi tambahan kekuatan barisan penyerang Senegal duet antara Diouf-Mane yang cukup padu.

Menarik ketika kedua kesebelasan menggunakan pelatih dalam negerinya. Terlepas penunjukannya melanjutkan kepelatihan Hallilodzic, Akira Nishino mampu menunjukkan kembali pergerakan pemain yang cepat yang menjadi gaya permainan Jepang. Di sisi lain, Cisse dengan pengalaman menjadi pemain kunci kesebelasan Senegal di masa lalu sejauh ini cukup berhasil mentransformasikan gaya permainan Senegal pada masa-masa terbaiknya saat mereka lolos pada babak 8-besar PD 2002 Jepang yang menjadi cerita manis bagis Cisse, dan saat menghadapi kesebelasan Jepang di PD 2018, tentunya Cisse pun ingin mengulangi pada timnas yang diasuhnya saat ini.

Bagi keduanya, bermain aman masih tetap menjaga peluang lolos ke babak berikutnya. Namun cara terbaik untuk lolos adalah memenangi pertandingan ini setelah keduanya mengantongi poin penuh di laga perdananya.

Jadwal pertandingan

Kesebelasan Jepang akan mengawali pertandingan fase grup H melawan Senegal di Ekaterinburg Arena, Yekaterinburg Minggu (24/6) pukul 18.00 waktu setempat atau pukul 22.00 WIB.

Perkiraan susunan pemain:

Jepang (4-2-3-1) : Kawashima (gk), Sakai, Makino, Yoshida, Nagatomo, Hasebe, Yamaguchi, Honda, Kagawa , Haraguchi, Osako/Okazaki. | pelatih: Akira Nishino

Senegal (3-4-1-2): Ndiaye (gk) Wague, Koulibaly, Sane, Sabaly, Kouyate, Ndiaye, Traore, Konate, Mane, Diouf. | pelatih: Aliou Cisse

 

BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home