Loading...
EKONOMI
Penulis: Prasasta Widiadi 11:18 WIB | Senin, 23 Februari 2015

BKPM Minta Kepala Daerah Pastikan PTSP Berjalan

BKPM Minta Kepala Daerah Pastikan PTSP Berjalan
FrankySibarani memimpin rapat Koordinasi bidang penanaman modal BKPM dan Perangkat Daerah Provinsi bidang penanaman modal (PDPPM) Seluruh Indonesia, Senin (23/2) di Ruang Nusantara, Gedung BKPM, Jakarta. (Foto-foto: Prasasta Widiadi).
BKPM Minta Kepala Daerah Pastikan PTSP Berjalan
Suasana pembukaan Rapat koordinasi bidang penanaman modal BKPM dan Perangkat Daerah Provinsi bidang penanaman modal (PDPPM) Seluruh Indonesia, Senin (23/2) di Ruang Nusantara, Gedung BKPM, Jakarta.

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) minta dukungan kepala daerah untuk memastikan berjalannya PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu) di wilayahnya. 

“Kepala daerah diharapkan dapat memastikan berjalannya PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu) di daerah, baik di Provinsi maupun kabupaten atau kota, selanjutnya kepala daerah dapat mengajak para investor setempat mengintegrasikan investasi ke PTSP Pusat serta memastikan kelancaran realisasi investasi tersebut,” kata Kepala BKPM, Franky Sibarani saat rapat koordinasi bidang penanaman modal  BKPM dan Perangkat Daerah Provinsi bidang penanaman modal (PDPPM) Seluruh Indonesia, Senin (23/2) di Ruang Nusantara, Gedung BKPM, Jakarta.

Franky mengemukakan bahwa BKPM tahun ini menargetkan 144 PTSP Daerah yang terdiri dari 24 Provinsi, 94 kabupaten, 20 kota, lima kawasan Ekonomi Khusus dan 1 kawasan perdagangan bebas pelabuhan bebas dengan target investasi sebesar 519,5 triliun rupiah.

“Sebagian besar investasi tersebut ada di sektor primer, perkebunan, pertambangan. Pemerintah menetapkan sektor kemaritiman, industri pengolahan, pertanian dan pertambangan sebagai prioritas utama,” kata Franky.

Franky meyakinkan bahwa investor terutama investor dalam negeri tidak perlu ragu PTSP karena semua lembaga terkait perizinan sudah digabungkan.

"Kementerian dan lembaga sudah menempatkan orang-orangnya di sini. Lembaga itu ada Kepolisian, BPOM, dan lain-lain. Ke depan kita akan terus lakukan kerja sama sehingga bisa mendorong dan memberikan kenyamanan," kata  Franky.  

Franky menjelaskan PTSP akan  memangkas waktu perizinan hingga 50 persen, Ini akan mendorong lebih banyak investor mau menanamkan modalnya di Indonesia.

26 Januari lalu Presiden Joko Widodo meresmikan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Pusat utuk mempermudah prosedur perizinan dengan memangkas prosedur yang selama ini berbelit-belit dan sering meresahkan masyarakat. Presiden juga meminta PTSP tidak hanya berada di pusat tetapi juga di daerah.

 

Editor : Yan Chrisna Dwi Atmaja


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home