Loading...
EKONOMI
Penulis: Melki Pangaribuan 14:07 WIB | Senin, 07 Maret 2016

Dana Ketahanan Energi Untuk Bangun Listrik Daerah Terisolasi

Sudirman Said (tengah). (Foto: esdm.go.id)

BANDUNG, SATUHARAPAN.COM - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Sudirman Said mengatakan Dana Ketahanan Energi (DKE) yang dikumpulkan melalui tiga skema. Menurut dia, salah satu peruntukannya adalah untuk melistriki wilayah-wilayah Indonesia yang belum terjangkau listrik karena berbagai faktor, antara lain sulit dijangkau jaringan transmisi PLN dan juga terisolir dan terpencil.

Menurut data Kementerian ESDM, tidak kurang 12.659 desa yang belum sepenuhnya menikmati listrik, bahkan 2.519 desa terdepan masih gelap gulita. DKE, kata Sudirman, akan mengentaskan keterisolasian energi tersebut.

“Dana Ketahanan Energi selanjutnya akan dipergunakan untuk melistriki daerah-daerah yang tidak bisa dijangkau dengan grid nasional, daerah-daerah yang betul-betul terpencil, antara lain kita ingin dibangunnya 5.000 MW PLTS dalam lima tahun ke depan,” ujar Sudirman Said usai Rapat Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Leader Meeting, hari Sabtu (5/3).

“Kemudian bisa dipakai juga untuk membiayai atau memberi subsidi bagi grid yang semi komersial yang memang tidak bisa sepenuhnya pada mekanisme bisnisnya baik itu PLTS, PLTB, PLTA maupun PLTM,” dia menambahkan.

Lebih lanjut, Sudirman menegaskan bahwa DKE - yang tidak memungut dana dari masyarakat tersebut - selanjutnya bisa juga dipakai untuk mendanai penggunaan biofuel, konservasi energi, research development dan kemudian selisih feed in tariff yang tidak mungkin di cover oleh PLN atau IPP dan bisa pula dipakai untuk mendanai pembangunan strategic petroleum research.

DKE dibentuk untuk beberapa hal antara lain, perlunya membangun infrastruktur energi, dan digunakan untuk mewujudkan ketahanan energi dengan melakukan diversifikasi energi untuk memaksimalkan Energi Baru Terbarukan (EBT) sesuai target  23 persen EBT yang membutuhkan dana hampir Rp 1600 triliun.

“Ironisnya, dana APBN saat ini sangat terbatas,” kata Sudirman. (esdm.go.id)

Editor : Eben E. Siadari


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home