Loading...
OLAHRAGA
Penulis: Prasasta Widiadi 08:52 WIB | Sabtu, 03 Oktober 2015

Debby /Praveen Ingin Balas Kekalahan dari Korsel di Semi Final

Ilustrasi: Debby Susanto saat berlaga di di Japan Open (Jepang Terbuka) Super Series 2015. (Foto: badmintonindonesia.org)

MUANGTHONG, SATUHARAPAN.COM – Debby Susanto, pebulu tangkis ganda campuran Indonesia, bertekad membalas dendam ke pasangan Korea Selatan (Korsel), Ko Sung Hyun/Kim Ha Na di semi final Thailand Open (Thailand Terbuka) Grand Prix Gold 2015 hari Sabtu (3/10) di Thunder Done Arena, Muangthong, Thailand.

“Ketemu Ko/Kim lagi kami sudah siap sekarang. Kami juga ingin revans. Ko Sung Hyun punya teknik yang bagus, smash yang kencang dan pukulan yang bagus, mungkin besok kami harus lebih mewaspadai hal tersebut. Jangan sampai dia dapat posisi yang enak di lapangan,” kata Debby usai di perempat final mengalahkan mengalahkan pasangan Hong Kong Chan Alan Yun Lun/Tse Ying Suet selama 43 menit dengan skor 21-15, 19-21 dan 21-14, di Thunder Done Arena, Muangthong, Thailand, Jumat (2/10).

Ko Sung Hyun/Kim Ha Na dan Praveen/Debby  sudah tiga kali berhadapan. Menurut catatan situs resmi PBSI,  Ko/Kim masih unggul  dari Praveen/Debby dengan dua kali menang dan satu kali kalah. Terakhir di Japan Open (Jepang Terbuka) Super Series 2015, Praveen/Debby kalah 17-21 dan 10-21.

“Pemain Korea biasanya tidak terlalu cocok dengan lapangan berangin, sementara di sini anginnya kencang. Strategi ke situ juga harus kami susun,” Debby menambahkan.

Saat mengatasi pasangan Hong Kong, Debby/Praveen sebenarnya punya peluang untuk langsung menang dua set. Di set kedua, Praveen/Debby unggul duluan dengan 19-16. Namun kemudian, mereka justru  berbalik kalah 19-21.

“Pertama kami agak lengah pas poin 19-16, lengah satu poin. Tapi pas di poin 19 sama, kontrol bola kami kurang. Posisi itu bikin lawan jadi lebih percaya diri. Game kedua kami lengah, seharusnya kami bisa menang dua game langsung. Masuk ke game tiga, lapangan pertama kami lebih enak anginnya. Jadi di situ kami berusaha rebut poin sebanyak mungkin, biar setelah ganti lapangan posisi lawan masih berada di bawah tekanan kami,” kata Debby.

Sementara itu di paruh undian bawah, semifinal ganda campuran mempertemukan pasangan Tiongkok, Huang Kaixiang/Huang Dongping dan Korsel, Choi Solgyu/Eom Hye Won.

Kegembiraan tim bulu tangkis “Merah Putih” di Thailand Terbuka semakin bertambah karena tiga pasangan ganda putra Indonesia sukses mendominasi babak semi final yakni dengan hadirnya  Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi, Ade Yusuf/Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira dan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon.

Ade/Wahyu memastikan tiket semifinal lebih dulu dari rekannya yang lain. Mereka mengalahkan Puavaranukroh Dechapol/Kedren Kittinupong, Thailand, 21-18, 14-21 dan 21-14.

Sementara itu,  Angga/Ricky melaju usai kalahkan wakil Jepang, Takuto Inoue/Yuki Kaneko, 21-15 dan 21-7. Angga/Ricky menang mudah dalam waktu 23 menit saja.

Kemenangan terakhir dipastikan oleh Kevin/Marcus. Dalam waktu 25 menit, Kevin/Marcus mengalahkan pasangan Hong Kong, Or Chin Chung/Tang Chun Man, dengan 21-9 dan 21-15. 

Di semifinal Kevin/Marcus akan berhadapan dengan Ade/Wahyu. Pertemuan dua pasangan tersebut memastikan satu tiket final aman untuk Indonesia. Sementara Angga/Ricky akan berhadapan dengan wakil Malaysia, Koo Kien Keat/Tan Boon Heong.  (badmintonindonesia.org).

Editor : Eben E. Siadari


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home