Loading...
RELIGI
Penulis: Yan Chrisna Dwi Atmaja 00:35 WIB | Rabu, 02 Oktober 2013

Dewan Gereja Dunia Kirim Pesan Keprihatinan Atas Tragedi di Kenya

Petugas keamanan menyelamatkan korban serangan di mal elite Westgate Nairobi. (Foto: dailymail.co.uk)
JENEWA, SATUHARAPAN.COM - Menurut laporan media terbaru, lebih dari 60 orang tewas setelah teroris yang mengatasnamakan al-Shabab menyerbu pusat perbelanjaan Westgate di Nairobi pada tanggal 21 September 2013. Pendeta Dr Olav Fykse Tveit, Sekum Dewan Gereja Dunia (World Council of Churches/WCC) menyatakan kesedihan mendalam atas pembunuhan tersebut, karena banyak orang kristen yang diserang dan dibunuh. 
 
Sebagai bentuk kepedulian, keprihatinan dan doa, Olav Fykse Tveit atas nama Dewan Gereja Dunia, mengirimkan pesan terbuka untuk gereja-gereja di Kenya.
 
Saudara dan saudari yang terkasih dalam Kristus,
 
Pekan lalu, anda dan warga Kenya mengalami kejadian tragis, sebuah tindakan tercela dan kekerasan barbar ditujukan pada orang yang tidak bersalah di Westgate Mall di Nairobi. Hal ini adalah kesedihan mendalam, bahwa kami mengikuti peristiwa melalui berita selama seminggu yang lalu dan berdoa untuk semua yang terlibat.
 
Bersama dengan anda, saya dan seluruh keluarga ekumenis mengecam tindak kekerasan itu. Sungguh tragis bahwa warga sipil tak berdosa, terutama perempuan dan anak-anak, yang disandera oleh kelompok-kelompok ekstremis dan menjadi sasaran kekerasan tersebut.
 
Kami meratapi nyawa yang hilang dan berdoa untuk kesembuhan orang-orang yang terluka. Kami menyadari dan mengakui keberanian penduduk sipil dengan resiko besar menyelamatkan nyawa banyak orang. Kita bersyukur bahwa pemerintah Kenya mampu mengakhiri kebuntuan dan akan membawa para pelaku pembantaian pada keadilan dan menjamin keamanan dan perdamaian dengan keadilan bagi semua warga Kenya.
 
Saya mengambil kesempatan ini untuk menyampaikan rasa duka cita kepada keluarga mereka yang tewas dan mengungkapkan simpati kami kepada semua orang yang menderita setelah efek dari pengalaman-pengalaman traumatis. Kami akan terus berdoa bagi perdamaian di antara semua warga negara Kenya.
 
Kita diingatkan panggilan kita untuk mencari keadilan dan kebenaran, sangat penting untuk memperkuat iman kita. Panggilan ini menuntut kepedulian kami terhadap semua orang yang dirampas hak-hak yang melekat dan tidak dapat dicabut juga martabatnya, dari kepenuhan hidup dan keadilan yang sama.
 
Semoga Allah Kehidupan terus memperkuat anda untuk "... carilah perdamaian dan berusahalah mendapatkannya!" (Mazmur 34:14).
 
Salam dalam Kristus,
 
Pendeta Dr Olav Fykse Tveit
Sekum Dewan Gereja Dunia

BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home