Loading...
FOTO
Penulis: Dedy Istanto 16:27 WIB | Rabu, 03 September 2014

Dua Mantan Menteri LH Bicara Penghapusan KLH

Dua Mantan Menteri LH Bicara Penghapusan KLH
Mantan Menteri Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar (kiri) dan Nabil Makarim (kanan) saat hadir dalam diskusi bertajuk Menghapus Kementerian Lingkungan Hidup di Era JKW - JK terkait dengan wacana menuju pemerintahan presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo - Jusuf Kalla yang berencana akan melakukan perampingan pada kantor kementerian untuk susunan kabinet barunya. Diskusi yang diselenggarakan oleh Yayasan Komite Penghapusan Bensin Bertimbel (KPBB) tersebut dihadiri oleh sejumlah aktivis lingkungan di gedung Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (3/9) (Foto-foto: Dedy Istanto).
Dua Mantan Menteri LH Bicara Penghapusan KLH
Mantan Menteri Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar periode kabinet Indonesia Bersatu jilid satu saat memberikan pandangannya tentang keberadaan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).
Dua Mantan Menteri LH Bicara Penghapusan KLH
Mantan Menteri Lingkungan Hidup Nabil Makarim periode tahun 2001 - 2004 saat hadir sebagai pembicara dalam diskusi bertajuk Menghapus Kementerian Lingkungan Hidup di Era JKW - JK di gedung Sarinah, Jakarta.
Dua Mantan Menteri LH Bicara Penghapusan KLH
Suasana diskusi bertajuk Menghapus Kementerian Lingkungan Hidup di Era JKW - JK yang dihadiri oleh dua mantan Menteri Lingkungan Hidup yang diselenggarakan oleh Yayasan Komite Penghapusan Bensin Bertimbel (KPBB) Jakarta.

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Mantan Menteri Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar dan Nabil Makarim hadir sebagai pembicara dalam diskusi dengan tema Menghapus Kementerian Lingkungan Hidup di Era JKW-JK.

Diskusi tersebut terkait wacana yang disampaikan oleh presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) yang akan merampingkan kementerian untuk memaksimalkan kinerja dalam susunan kabinetnya.

Menurut mantan Menteri Lingkungan Hidup Nabil Makarim periode tahun 2001-2004, seharusnya Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) bisa masuk ke dalam Kementerian lain yang sesuai dengan isunya. Nabil menambahkan bahwa semula kementerian tersebut bernama Kementerian Negara Pengawasan Pembangunan dan Lingkungan Hidup (PPLH 1978 -1983) sifatnya hanya sebatas koordinator hingga saat ini menjadi menjadi Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

Diskusi publik yang diselenggarakan oleh Yayasan Komite Penghapusan Bensin Bertimbel (KPBB) di gedung Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (3/9) yang dihadiri oleh sejumlah aktivis peduli lingkungan. 

Editor : Yan Chrisna Dwi Atmaja


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home