Loading...
HAM
Penulis: Diah Anggraeni Retnaningrum 22:59 WIB | Selasa, 29 Juli 2014

Enam Warga Palestina Korban Serangan Israel ke Kamp Bureij

Massa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) DIY melakukan aksi solidaritas untuk Palestina di Titik Nol Kilometer, Yogyakarta, Jumat (11/7). Dalam aksinya mereka mengecam serangan militer Zionis Israel terhadap Palestina yang mengakibatkan banyak jatuh korban jiwa. (Foto: Antara)

GAZA, SATUHARAPAN.COM ‒ Enam warga Palestina meninggal oleh tembakan artileri Israel di kamp pengungsi Bureij, Jalur Gaza tengah, Selasa (29/7), kata para petugas medis.

Keenam korban termasuk tiga anak dan dua wanita. Sedangkan 15 orang lainnya terluka, kata juru bicara pelayanan darurat Ashraf al-Qudra.

Pada Senin (28/7) malam, lima orang Palestina meninggal dalam serangan Israel di Khan Yunis, Gaza selatan, kata Juru Bicara Pelayanan Darurat Ashraf al-Qudra.

Serangan itu menghantam dekat Universitas Islam di kota tersebut, membunuh empat anggota dari satu keluarga, dan meninggalkan 20 orang lainnya luka-luka, katanya.

Kematian mereka meningkatkan keseluruhan korban meninggal Palestina selama 21 kekerasan berdarah di Gaza mencapai 1.067 sampai Senin (28/7), katanya.

Sebelumnya, tembakan tank Israel membunuh seorang anak laki-laki berusia empat tahun di Jalur Gaza utara, Senin (28/7), kematian pertama sejak kedua pihak mulai melakukan gencatan senjata tak resmi, kata petugas medis Palestina.

Menurut Ashraf al-Qudra, anak itu meninggal ketika mortir menghantam sebuah rumah di sebelah timur Jabaliya di mana bentrokan baru-baru ini meletus antara pasukan Israel dan pejuang Hamas.

Anak laki-laki itu, Samih Ijneid, adalah orang pertama yang meninggal di Gaza pada Senin (28/7), meskipun tiga orang lainnya juga meninggal karena luka-luka mereka pada malam hari, kata Qudra.(AFP)

Editor : Bayu Probo


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home