Loading...
SAINS
Penulis: Sabar Subekti 09:31 WIB | Senin, 14 Maret 2022

Gempa Bumi 6,4 Guncang Pulau Utama Filipina

Seorang pria menghadapi hujan lebat saat dia mengais-ngais bahan daur ulang yang terdampar di sepanjang pantai di Manila pada 17 Juli 2018, saat depresi tropis, yang secara lokal bernama Henry, mendarat di pulau Luzon utara yang memengaruhi pinggiran kota Manila dan provinsi terdekat. (Foto: dok. AFP)

MANILA, SATUHARAPAN.COM-Gempa bumi kuatmelanda pulau utama Filipina, hari Senin (14/3), mengguncang gedung-gedung di ibu kota Manila, tetapi tidak ada laporan kerusakan segera dan peringatan tsunami tidak dikeluarkan.

Gempa dangkal berkekuatan 6,4 melanda sekitar 110 kilometer dari Morong di Provinsi Bataan di pulau Luzon pada 05:05 (waktu setempat atau 21:05 GMT), dan penduduk di dekat Manila terbangun oleh bangunan mereka gemetar.

Gempa dangkal cenderung menimbulkan lebih banyak kerusakan daripada gempa yang dalam, tetapi Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina mengatakan kerusakan diperkirakan tidak terjadi.

“Ini kuat dan bergetar seolah-olah menari ke samping,” kata Letnan Aristoteles Calayag, penjabat kepala polisi kota Lubang di Occidental Mindoro, sebuah pulau di lepas pantai Luzon.

“Masyarakat sudah terbiasa dengan gempa seperti ini sehingga tidak terburu-buru keluar atau panik,” katanya.

Kepala polisi Morong Kapten Michelle Gaziola mengatakan kepada AFP bahwa gempa itu "sedikit kuat tetapi singkat". “Kami baik-baik saja. Kebanyakan orang masih tidur.”

Filipina secara teratur diguncang gempa karena lokasinya di “Cincin Api” Pasifik, busur aktivitas seismik intens yang membentang dari Jepang melalui Asia Tenggara dan melintasi cekungan Pasifik.

Editor : Sabar Subekti


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home