Loading...
INDONESIA
Penulis: Reporter Satuharapan 22:25 WIB | Sabtu, 10 Juni 2017

Indonesia Ingin Berperan dalam Penyelesaian Konflik Qatar

Presiden Jokowi di Pondok Pesantren Miftahul Huda di Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (10/6). (Foto: setkab.go.id/Jay)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Indonesia sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar ingin memiliki peran dalam penyelesaian konflik hubungan diplomatik sejumlah negara Timur Tengah terhadap Qatar.

Presiden mengakui masih mencari tahu permasalahan yang sebenarnya sebelum menentukan langkah apa yang bisa dilakukan oleh Indonesia.

"Saya belum bisa menyimpulkan masalah besarnya apa, tapi saya ingin Indonesia memiliki peran dalam menyelesaikan konflik Timur Tengah," kata Presiden Jokowi di Pondok Pesantren Miftahul Huda, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, seperti dikutip dari rilis Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Sabtu (10/6).

Presiden mengatakan telah menelepon Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani dan berencana menghubungi Pangeran Mahkota Uni Emirat Arab untuk membicarakan masalah ini.

"Saya masih mencari peluang, problemnya sebetulnya apa sih kok sampai benturannya sangat keras," kata Presiden.

Indonesia menurut Presiden Jokowi memiliki posisi netral dalam penyelesaian konflik ini. Presiden mencontohkan bagaimana saat ini Indonesia bisa membuka konsulat kehormatan di Palestina setelah sekian puluh tahun belum bisa terlaksana.

"Alhamdulillah tahun kemarin kita sudah memiliki konsulat (kehormatan) di Palestina. Ini perkembangan baik," kata Presiden.

Editor : Yan Chrisna Dwi Atmaja


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home