Loading...
DUNIA
Penulis: Reporter Satuharapan 14:41 WIB | Minggu, 22 Mei 2016

ISIS Ancam Serang AS dalam Pesan Suara Baru

Menteri Luar Negeri Yordania Nasser Judeh (kanan) mendengarkan Menteri Luar Negeri AS John Kerry dalam rapat bilateral di Wina, Austria pada 16 Mei 2016. Beberapa diplomat internasional berada di Wina untuk membahas keberadaan ISIS yang semakin luas di Libya.

BEIRUT, SATUHARAPAN.COM - ISIS sepertinya ingin menjaga semangat juang para pendukungnya dalam sebuah pesan audio yang dirilis pada hari Sabtu (21/5), yang juga menyerukan serangan terhadap Amerika Serikat (AS) selama bulan Ramadan.

Rekaman yang dikabarkan berisi suara juru bicara ISIS Abu Mohamed al-Adnani tersebut diunggah online hari Sabtu malam setelah kehebohan yang ditimbulkan para pendukung ISIS di Twitter.

“Apakah kami akan kalah jika kami kehilangan Mosul, Sirte atau Raqa, atau semua kota, dan kembali ke titik awal ” kata Adnani.

Ketiga kota itu adalah benteng ISIS di Irak, Libya dan Suriah secara berurutan.

“Tidak. Kalah adalah kehilangan semangat dan keinginan untuk berjuang,” tambah Adnani, dalam rekaman pidato pertamanya sejak Oktober.

Adnani tampaknya mengejek Amerika Serikat, yang memimpin koalisi negara-negara dalam perang melawan ISIS di Irak dan Suriah, karena gagal mengalahkan ISIS.

Dia bahkan mengatakan “20.000 serangan udara” koalisi itu tidak menghancurkan ISIS. 

Adnani juga menyerukan serangan terhadap AS dan Eropa selama bulan Ramadan, yang dimulai pada awal Juni tahun ini, imbauan yang dia sampaikan di waktu yang sama tahun lalu ketika mendesak pendukungnya untuk “berjihad.” (AFP)

 


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home