Loading...
EKONOMI
Penulis: Melki Pangaribuan 18:22 WIB | Rabu, 02 September 2015

Kadin: Perekonomian Melemah, Pemerintah Harus Percepat Belanja Negara

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Suryo Bambang Sulisto di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Jakarta, hari Rabu (2/9). (Foto: Melki Pangaribuan)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Suryo Bambang Sulisto menilai antisipasi pemerintah menghadapi perlambatan pertumbuhan ekonomi adalah dengan cara melakukan intervensi untuk mempercepat belanja negara.

“Mesti ada solusi jangka pendek. Lazimnya di negara manapun, kalau ekonomi melambat itu solusi jangka pendek dilihat dari intervensi pemerintah dalam hal mempercepat belanja negara. Itu sudah dilakukan mudah-mudahan. Kita belum melihat secara nyata,” kata Suryo Bambang Sulisto kepada satuharapan.com di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Jakarta, hari Rabu (2/9).

“Yang kedua, mempertimbangkan kebijakan yang ketat. Industri kan memerlukan akses dana. Jadi mempertimbangkan bagaimana menurunkan suku bunga dan mempertimbangkan menurunkan tarif pajak,” kata dia menambahkan.

Dan yang ketiga, kata Suryo, adalah peraturan-peraturan yang kiranya bisa menghambat masalah perizinan untuk segera dipangkas atau dihilangkan. “Jadi solusi-solusi jangka pendek ini perlu segera kita pikirkan. Mengembalikan kepercayaan terhadap perekonomian kita,” katanya.

Oleh karena itu, menurut Suryo diperlukan suatu sinergi yang dibangun erat antara unsur pemerintah dengan legislator. ”Itu memerlukan suatu sinergi yang dibangun erat, yang baik antara unsur pemerintah dengan legislator,” katanya.

Diselamatkan

Sementara itu, terkait perusahaan-perusahaan yang terkena dampak pelemahan rupiah, Suryo menilai, pemerintah harus memikirkan langkah-langkah jangka pendek guna mengatasi pelemahan sektor riil. Sebab kalau tidak, kata dia, yang terjadi akan semakin banyak pemutusan hubungan kerja (PHK) khususnya kepada para buruh.

“Kita harus memikirkan langkah-langkah apa yang bisa melemahkan sektor riil ini. Kalau tidak yang terjadi semakin banyak PHK. Jadi solusi jangka pendeknya apa?” katanya.

“Kuncinya itu tempat mereka (buruh) bekerja itu diselamatkan. Perusahan-perusahan tempat mereka bekerja itu diselamatkan, harus bisa survive. Kalau tidak akan tetap terjadi terus pengangguran. Jadi tempat pekerjaan para buruh harus dibikin sehat,” kata dia menambahkan.

Suryo mencontohkan di Korea Selatan dan Jepang di mana para pekerjanya memahami situasi ekonomi yang memburuk dengan meminta perusahaan menurunkan gaji mereka.

“Ini saya bilang, kenapa buruh-buruh tidak paham ya minta gaji naik. Boro-boro gaji naik, masih bagus kalau mereka itu tidak di PHK. Bahkan kalau di luar negeri  di Korea dan di Jepang, kalau situasi ekonomi yang memburuk seperti ini, di luar negeri serikat pekerja akan datang mengatakan kepada perusahaan ‘saya memahami kesulitan yang dihadapi perusahaan, kalau perlu gaji kita diturunkan dulu’,” kata Ketua Kadin itu.

Editor : Yan Chrisna Dwi Atmaja


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home