Loading...
Penulis: Dany Brakha 18:13 WIB | Jumat, 05 April 2013

Korea Utara Mampu Menyerang Amerika Serikat Dengan Nuklir

LONDON, SATUHARAPAN.COM - Perdana Menteri Inggris yang bernama David Cameron sangat prihatin atas ketegangan yang terjadi di Semenanjung Korea karena adanya penyalah gunaan teknologi nuklir.

“Penyalah gunaan teknologi nuklir dengan menanamkan dalam peluru kendali jarak jauh Korea Utara semakin mampu menjangkau Amerika Serikat (AS). Tidak mustahil pula bila Korea Utara juga mampu menjangkau Eropa”, Cameron memperingatkan. Peringatan tersebut adalah reaksi atas pernyataan Korea Utara akan menyerang AS dengan senjata nuklir yang ringan. Sekutu AS pun dapat terprofokasi oleh pernyataan Korea Utara.

Pergerakan militer Korea Utara pun terkuak setelah mereka menyiagakan misil Musudan jarak menengah dengan radius 1,875 mil atau 3000 km. Belum diketahui hulu ledak apakah yang dipasang dalam gertakan tersebut. Para ahli menduga Korea Utara sudah melakukan pengujian terhadap misil Musudan.

Sejumlah pasukan militer Korea Utara juga sudah diijinkan untuk menyerang pasukan AS dari Balation Kimia yang melakukan untuk kekuatan di Korea Selatan. 250 tentara Korea Selatan di Kamp Stanley - Uijeongbu juga disiagakan untuk mendikung pasukan AS.

Oleh karena meningkatnya ketegangan tersebut, para pekerja Korea Selatan dilarang menyebrangi perbatasan untuk bekerja di kawasan industri Kaesong Korea Utara. Di lain pihak ada oknum yang melakukan serangan digital dengan meretas situs-situ yang memiliki keterkaitan dengan Pyongyang.

Juru bicara angkatan bersenjata Korea Utara menyampaikan bahwa “perang sudah tidak lagi terhindarkan lagi, sekarang atau besok peminya akan terus mendekat”. Ini bukti bahwa Korea Utara serius dengan ancamannya.

Editor : KP3


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home