Loading...
INDONESIA
Penulis: Dewasasri M Wardani 14:00 WIB | Selasa, 10 Maret 2015

Menpan-RB: PNS di Mata Masyarakat Seperti "Priyayi"

Ilustrasi: Sangat penting membawa pegawai negeri sipil memahami mengenai bisnis (aktivitas ekonomi), karena selama ini cenderung menjadi "birokrat murni". (Foto: Antara)

PALEMBANG, SATUHARAPAN.COM - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi mengatakan masyarakat menilai pegawai negeri sipil (PNS) berpola pikir dan bertindak laksana "priyayi", sehingga menjadi pekerjaan rumah pemerintahan Joko Widodo dalam upaya meningkatkan pelayanan publik.

"Di mata masyarakat, PNS seperti priyayi. Mereka kurang responsif, kurang melayani, senangnya dihormati. Padahal, sejatinya seorang PNS itu tidak demikian, karena mereka adalah pelayan masyarakat. Inilah yang menjadi target pemerintah Jokowi yang mengusung semangat revolusi mental," kata Yuddy seusai meninjau Kantor Pelayanan dan Perizinan Terpadu Kota Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (10/3).

Ia mengatakan, tak hanya aparaturnya, institusi pelayanan publik juga perlu dibenahi dan dievaluasi kinerja terkait sistem dan infrastrukturnya, agar kepuasan masyarakat meningkat setiap tahunnya.

"Misalnya, penyelesaian perizinan membutuhkan waktu 15 hari, apakah setelah berlangsung beberapa tahun masih seperti itu? Seharusnya bisa ditingkatkan jika sekadar untuk mengurus Izin Mendirikan Bangunan dan perluasan usaha. Ini artinya perlu dievaluasi, permasalahannya di mana, aparatnya yang tidak profesional atau memang sistemnya yang didesain berbelit-belit?" dia menggambarkan.

Terkait dengan lamanya waktu pelayanan, menurutnya, tidak bisa disamaratakan karena masing-masing kota memiliki karateristik sendiri.

"Tentunya yang paling mengetahui adalah daerah sendiri. Jika di Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu  (KPPT) Palembang ini memiliki 200 pegawai, maka harus ada standar waktu penyelesaian berkas. Artinya, jika ditambah seharusnya bisa lebih cepat," kata dia.

Untuk itu, ia menambahkan, sangat penting membawa PNS memahami mengenai bisnis (aktivitas ekonomi), karena  selama ini cenderung menjadi "birokrat murni".

"Memang PNS itu tidak didesain jadi pebisnis, tapi didesain jadi pelayan rakyat. Namun, bukan berarti mereka tidak paham mengenai bisnis. Ke depan cara paling efektif dalam mendorong PNS berkiprah dalam memajukan ekonomi yakni meningkatkan profesionalisme, tidak ada cara lain," kata dia.(Ant)

Editor : Sotyati


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home