Loading...
DUNIA
Penulis: Diah Anggraeni Retnaningrum 11:08 WIB | Selasa, 28 April 2015

Nepal Tolak Tawaran Bantuan Tim Penyelamat Taiwan

Warga membawa tubuh korban pada tandu, yang terjebak dalam puing-puing setelah hantaman gempa, di Kathmandu, Nepal, Sabtu (25/4). (Foto: Reuters)

TAIPEI, SATUHARAPAN.COM – Menteri Luar Negeri Taiwan, Senin (27/4), mengatakan bahwa pemerintah Nepal telah menolak tawaran bantuan mereka untuk mengirim tim penyelamat, namun menampik bahwa tekanan politik melatarbelakangi keputusan tersebut.

Tim yang berbasis di Taipei sudah disiagakan pada Minggu (26/4) untuk dikirim ke ibu kota Nepal yang dipenuhi reruntuhan dan lebih dari 3.500 orang dipastikan tewas.

Namun, mereka diberitahu bahwa bantuan yang saat ini diprioritaskan dari negara-negara tetangga terlebih dahulu.

“Pemerintah Nepal memberitahu kami bahwa pihaknya akan terlebih dulu menerima bantuan dari negara-negara tetangga seperti India dan Pakistan, mengingat kondisi yang kacau di Nepal, dan akan memanfaatkan kesempatan yang tepat untuk operasi penyelamatan,” kata menteri David Lin dalam konferensi pers di Taipei.

Tiongkok, yang menganggap Taiwan sebagai provinsi pembangkang dan berbagi perbatasan dengan Nepal, juga mengerahkan tim penyelamat sebanyak 62 orang ke Kathmandu bersama dengan satu tim medis.

Lebih dari 90 orang tewas di India dan Tiongkok sejak gempa mengguncang.

Lin menampik spekulasi yang berkembang di media bahwa politik menjadi faktor yang melatarbelakangi keputusan Nepal, tapi dia tidak dapat menjelaskan kenapa Nepal menerima tim dari Jepang, padahal Tokyo 1.500 kilometer lebih jauh dari Kathmandu dibanding Taipei.

Nepal tidak mengakui Taiwan, yang dianggap Tiongkok sebagai bagian dari teritorialnya yang menunggu untuk bersatu kembali sejak memisahkan diri pada 1949 ketika akhir perang sipil.

Namun, Lin mengatakan bahwa pemerintah Taiwan, bantuan sipil dan kelompok agama bekerja sama untuk mengirim sejumlah kelompok medis ke Nepal pada Selasa (28/4).

“Kami sekarang sedang memusatkan upaya bantuan kami pada layanan medis, rehabilitasi dan mengumpulkan dana untuk masyarakat Nepal,” ujarnya, menambahkan bahwa pemerintah Taiwan telah menyumbangkan 300.000 dolar Amerika (sekitar Rp 3,89 miliar) dalam bantuan kemanusiaan ke Nepal.

Hingga Senin (27/4), 21 wisatawan Taiwan di Nepal masih belum ditemukan. (AFP)

Editor : Eben Ezer Siadari


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home