Loading...
SAINS
Penulis: Sabar Subekti 05:57 WIB | Jumat, 14 Agustus 2020

Pandemi Global, COVID-19 Menginfeksi Lebih dari 20 Juta Orang

Pandemi Global, COVID-19 Menginfeksi Lebih dari 20 Juta Orang
Peta zonasi pandemi COVID-19 di Indonesia. (Foto-foto: covid19.go.id)
Pandemi Global, COVID-19 Menginfeksi Lebih dari 20 Juta Orang
Grafis data pandemi COVID-19 di Indonesia, Kamis (13/8).

SATUHARAPAN.COM-Pandemi virus corona (COVID-19) telah menewaskan lebih dari 750.000 orang di seluruh dunia sejak pertama kali muncul di China pada bulan Desember, menurut penghitungan AFP dari sumber resmi berbagai negara pada pada hari Kamis (13/8).

Sementara telah tercatat total 750.003 kematian, virus menginfeksi lebih dari 20.667.684 orang di seluruh dunia.

Amerika Latin dan Karibia adalah wilayah yang paling parah terkena dampak dengan 228.572 korban jiwa.

Hampir setengah dari kematian yang dilaporkan di seluruh dunia berada di empat negara yang paling parah terkena dampak, yaitu Amerika Serikat (166.038 orang), Brasil (104.201 orang), Meksiko (54.666 orang) dan India (47.033 orang).

Pada hari Kamis (13/8) Indonesia mencatat 2.098 kasus baru, sehingga total menjadi 132.816 kasus, dengan jumlah kematian 5.968 orang. Angka kesembuhan mencapai 87.558 orang.

Kasus Tertinggi di Irak

Sementara itu, kementerian kesehatan Irak pada hari Kamis melaporkan 3.841 kasus baru COVID-19 baru selama 24 jam terakhir, rekor tertinggi sejak infeksi pertama tercatat pada bulan Februari. Penghitungan terbaru itu meningkatkan total kasus yang dikonfirmasi di Irak menjadi 164.277, termasuk 5.641 kematian, menurut kementerian itu dikutip AFP.

Virus corona baru telah membuat ekonomi Irak yang rapuh makin terpuruk dan membebani rumah sakit yang sudah sekarat oleh konflik selama beberapa dekade dan kurangnya investasi.

Irak membuka kembali penerbangan komersial pada akhir Juli setelah empat bulan terkunci. Awal bulan itu, mereka telah mencabut batasan lain dan membuka kembali mal dan toko.

Tetapi jumlah kasus virus yang dikonfirmasi terus meningkat hingga penghitungan rekor pada hari Kamis.

Itu menjadikan Irak salah satu negara yang paling parah terkena dampak di Timur Tengah, tetapi masih jauh di belakang negara tetangganya, Iran di mana total kasus yang dikonfirmasi sejak Februari lebih dari 300.000.

Editor : Sabar Subekti


Kampus Maranatha
Gaia Cosmo Hotel
BPK Penabur
Zuri Hotel
Back to Home