Loading...
SAINS
Penulis: Sabar Subekti 07:13 WIB | Sabtu, 15 Agustus 2020

WHO Menepis Virus Corona Menyebar Lewat Kemasan Makanan

Virus corona. (Foto: dok. Ist)

JENEWA, SATUHARAPAN.COM-Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menepis tentang bahaya virus corona yang menempel pada kemasan makanan dan mengimbau masyarakat untuk tidak takut virus memasuki rantai makanan.

Dua kota di China mengatakan mereka telah menemukan jejak virus corona dalam makanan beku impor dan kemasan makanan, meningkatkan kekhawatiran bahwa pengiriman makanan yang terkontaminasi dapat menyebabkan wabah baru.

“Orang tidak boleh takut akan makanan, atau pengemasan makanan atau pemrosesan atau pengiriman makanan,” kata kepala program kedaruratan WHO, Mike Ryan, dalam sebuah pengarahan di Jenewa., hari Kamis (13/8) “Tidak ada bukti bahwa makanan atau rantai makanan ikut serta dalam penularan virus ini. Dan orang-orang harus merasa nyaman dan aman."

Sementara itu, Dirjen WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengatakan bahwa dunia perlu menghabiskan setidaknya US$ 100 miliar untuk alat baru untuk mengatasi pandemi virus corona.

Lebih dari 20,69 juta orang telah dilaporkan terinfeksi oleh virus corona baru secara global dan hampir 750.000 telah meninggal, menurut penghitungan Reuters.

Ryan mengatakan bahwa kunci untuk memerangi virus corona adalah menghentikan penyebaran cluster ke dalam penularan komunitas.

Selain itu disebutkan WHO tidak memiliki cukup informasi untuk membuat penilaian tentang perluasan penggunaan vaksin Rusia yang baru, kata Bruce Aylward, penasihat senior WHO, pada briefing di Jenewa.

Rusia pada hari Selasa (11/8) mengatakan menjadi negara pertama di dunia yang memberikan persetujuan peraturan untuk vaksin COVID-19, yang diberi nama "Sputnik V" sebagai penghormatan atas peluncuran satelit pertama di dunia oleh Uni Soviet. (Reuters)

Editor : Sabar Subekti


Kampus Maranatha
Gaia Cosmo Hotel
LAI Got talent
BPK Penabur
Zuri Hotel
Back to Home