Loading...
FOTO
Penulis: Dedy Istanto 14:58 WIB | Jumat, 13 November 2015

Pembangunan Stasiun MRT Terus Dikebut

Pembangunan Stasiun MRT Terus Dikebut
Para pekerja tampak sibuk untuk pengerjaan stasiun Mass Rapid Transit (MRT) yang berada di kawasan Jalan Sisingamangaraja, Jakarta Selatan, Kamis (12/11). Pengerjaan projek MRT secara keseluruhan terdiri dari pengerjaan jalur layang dan jalur bawah tanah sampai dengan bulan November ini sudah mencapai 34 persen untuk tahap pertama yang menghubungkan Jalan MH Thamrin sampai dengan Lebak Bulus. (Foto-foto: Dedy Istanto)
Pembangunan Stasiun MRT Terus Dikebut
Para pekerja tampak sibuk berada dilokasi projek MRT pembangunan stasiun untuk pintu keluar koridor pertama jalur terowongan yang berada di kawasan Jalan Sisingamangaraja, Jakarta Selatan.
Pembangunan Stasiun MRT Terus Dikebut
Salah satu pekerja saat berada di lokasi projek pembangunan terowongan jalur MRT dengan mengawasi tangki yang berisi lumpur dan tanah dari sisa pengeboran yang menggunakan Tunnel Boring Machine (TBM).
Pembangunan Stasiun MRT Terus Dikebut
Dua pekerja tampak berada di salah satu lorong jalur terowongan MRT untuk mengatur jalur lokomotif yang bertugas untuk mengantar barang yang dibutuhkan serta mengeluarkan sisa tanah dan lumpur dari pengeboran.
Pembangunan Stasiun MRT Terus Dikebut
Salah satu pekerja saat melakukan pengecekan jalur terowongan bawah tanah MRT dilengkapi dengan helm dan rompi sebagai bagian dari prosedur keamanan di lokasi projek MRT.
Pembangunan Stasiun MRT Terus Dikebut
Salah satu pekerja saat melintas di Tunnel Boring Machine (TBM) pada sisi jalur timur yang sudah dimulai pada bulan November ini dalam pengerjaan pengeboran jalur terowongan MRT.

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Pembangunan stasiun Mass Rapid Transit (MRT) terus dikerjakan pasca pengeboran jalur terowongan dilakukan, Kamis (12/11). Seperti terlihat di Jalan Sisingamangaraja, Jakarta Selatan, pengerjaan stasiun mulai terlihat di sepanjang jalur pintu keluar bawah tanah MRT.

Pengerjaan stasiun MRT untuk koridor selatan ke utara tahap pertama dari Jalan MH Thamrin sampai dengan Lebak Bulus, secara keseluruhan sampai bulan November ini sudah mencapai sekitar 34 persen. Sementara proses pengerjaan projek pembangunan MRT yang terdiri dari pengerjaan jalur layang sampai saat ini sudah mencapai 21 persen, dan untuk pengerjaan bawah tanah sudah mencapai sekitar 47 persen.

Bulan ini dalam pengerjaan jalur terowongan bawah tanah sudah ada dua mesin Tunnel Boring Machine (TBM) yang beroperasi. Dua mesin pada sisi barat sampai dengan hari Kamis (12/11) kemarin sudah mencapai 270 meter dari kawasan Patung Pemuda, Jakarta Selatan. Rencananya dua mesin tersebut akan beroperasi mengebor jalur sampai dengan kawasan Setia Budi, Jakarta Selatan. Sedangkan untuk dua mesin lainnya rencananya akan dioperasikan dari Jalan MH Thamrin, dimulai pada tahun 2016 mendatang, sambil menunggu perakitan mesin dimulai. Jadi akan ada empat TBM yang akan beroperasi untuk pengerjaan pengeboran jalur bawah tanah MRT yang akan bertemu di kawasan Setia Budi, Jakarta Selatan.

Projek MRT yang dibangun sejak tahun 2013 lalu, ditargetkan rampung pada tahun 2018 mendatang dengan tahap pertama pengerjaan mulai dari kawasan Tugu Selamat Datang, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, sampai dengan Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Editor : Eben E. Siadari


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home