Loading...
INSPIRASI
Penulis: Yahya Tirta Prewita 10:37 WIB | Kamis, 23 Mei 2013

Penyakit Karena Makanan

foto: Yahya Tirta Prewita
 

 

SATUHARAPAN.COM - "Sepuluh tahun lalu saya sakit keras, dan harus opname," demikian Pdt. Kim Soo Young memulia ceritanya pada Juli 2004. "Itulah peristiwa yang membawa perubahan dalam hidup. Waktu itu badan saya 87 kilogram, dokter mendiagnosis tidak akan sembuh. Karena itu, saya berpaling pada pengobatan alternatif. Sekarang berat badan saya 66 kilogram, dan senantiasa terjaga."

Pendeta jemaat gereja Geojedo, di ujung selatan semenanjung Korea, melanjutkan, ”Banyak penyakit orang modern karena salah makan, bisa terlalu banyak makan, atau makanan yang tidak sehat. Dan berpuasa adalah satu cara alamiah untuk melawan penyakit karena salah makan. Sebagai contoh, anjing bila sedang sakit tidak akan makan makanan apa pun yang disiapkan untuknya, bahkan bila dipaksa makan akan menggigit. Tetapi, ketika sudah sembuh ia akan mencari makanan lagi. Berpuasa sudah terbukti menyembuhkan penyakit berat seperti kanker usus, hepatitis, dan darah tinggi. Berpuasa bukan hanya sehat untuk tubuh, tetapi dalam tubuh yang sehat juga tumbuh kerohanian yang sehat. Orang sakit tak akan bisa bertumbuh dalam iman yang sehat. Karena itu gereja harus memperhatikan kesehatan jasmani warga dan masyarakat di sekitarnya!”

Dari pengalamannya, Pdt. Kim mengembangkan metode puasa, dan ramuan herbal yang membantu pengobatan penyakit tertentu. Dengan keahlian itu ia tidak hanya melayani rohani, tetapi juga jasmani; dan bukan kepada warga gereja saja. Gerejanya menjadi sebuah pusat latihan doa dan puasa, yang diselenggarakan seminggu penuh setiap liburan musim panas tiba.

Lebih dari itu, kesadaran untuk hidup sehat dan mencintai kehidupan dilakukannya sebagai gaya hidupnya sesehari.

 


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home