Loading...
EKONOMI
Penulis: Prasasta Widiadi 10:55 WIB | Rabu, 27 Mei 2015

Pertumbuhan Smartphone Global Melambat karena Penjualan Tiongkok

Ilustrasi: para penjual salah satu telepon pintar di sebuah pameran. (Foto: telecomlead.com).

WASHINGTON, SATUHARAPAN.COM – Perlambatan penjualan telepon pintar di Tiongkok telah mempengaruhi pertumbuhan pasar global perangkat tersebut, menurut riset IDC yang diumumkan pada hari Selasa (26/5).

Periset pasar mengatakan memang penjualan smartphone global masih akan memperlihatkan kenaikan 11,3 persen pada 2015. Namun angka itu lebih lemah bila dibandingkan pertumbuhan yang kuat pada 2014 sebesar 27,6 persen.

“Jumlah penjualan telepon pintar masih memiliki banyak kesempatan berkembang di tahun-tahun mendatang, tapi dua segmen mendasar yang mendorong pertumbuhan dalam beberapa tahun terakhir mulai lambat,” kata analis Ryan Reith, seperti tertuang AFP, Selasa (27/5).

“Seperti diberitakan sebelumnya pada Mei, pengiriman telepon pintar di Tiongkok benar-benar menurun dari tahun ke tahun pada kuartal pertama 2015, menunjukkan bahwa pasar terbesar di dunia itu telah mencapai tingkat kematangan di mana pertumbuhan yang cepat akan sulit untuk tercapai,” dia menambahkan.

International Data Corporation (IDC) mengatakan pasar secara keseluruhan masih bergerak maju berkat pertumbuhan di negara-negara lain dan diperkirakan penjualan meningkat menjadi 1,9 miliar unit pada 2019 dari yang diproyeksikan 1,44 miliar unit tahun ini.

Reith mengatakan Android meraih keuntungan besar dengan penjualan di Tiongkok dengan menyumbang jumlah penjualan lebih dari 36 persen pada 2014. Pertumbuhan Android, sistem operasi gratis dari Google, hanya akan sekitar 8,5 persen pada tahun ini karena pelambatan Tiongkok.

Perkiraan menunjukkan Android akan tetap dominan tahun ini dengan 79,4 persen dari pasar, sementara iOS Apple meningkatkan pangsanya menjadi 16,4 persen. Windows Phone, sistem selular dari Microsoft, mungkin mengambil pangsa pasar 3,2 persen karena peningkatan penjualan unit menjadi sekitar 46,8 juta, kata IDC. (Ant/AFP).

Editor : Eben Ezer Siadari


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home