Loading...
RELIGI
Penulis: Fung Siauw 13:23 WIB | Senin, 01 April 2013

Ritual Penyaliban Sungguhan di Filipina

Ritual Penyaliban Sungguhan di Filipina
warga desa meniru Yesus disalib ( foto: Blogspot.com )
Ritual Penyaliban Sungguhan di Filipina
Salah seorang warga diarak untuk disalibkan. ( foto: Viva News )
Ritual Penyaliban Sungguhan di Filipina
Turis Asing dilarang ikut ( wordpress. com )

[FILIPINA] Setiap belahan dunia punya cara sendiri-sendiri dalam merayakan Paskah. Salah satu yang ekstrem adalah ritual yang dilakukan oleh para pemuda Filipina. Dalam rangka memeringati kematian Yesus di kayu salib dan demi membuktikan kesungguhan mereka dalam beragama, mereka rela benar-benar dipaku di kaki dan tangan serta disalibkan di kayu salib, layaknya penderitaan Yesus Kristus ketika menebus dosa-dosa manusia. 

Tepatnya di provinsi Pampanga, dekat kota San Fernando, Filipina, 23 orang pemuda melakukan drama penyaliban ini di depan ratusan wisatawan asing yang hadir saat itu. Mary Jane Mamangon, yang berusia 34 tahun mengaku pernah melakukan penyaliban tersebut lantaran ingin adiknya sembuh dari penyakit kanker. 

Serupa dengannya adalah Ruben Unaje, yang berusia 49 tahun. Ia telah melakukan ritual penyaliban sebanyak 24 kali, karena ingin mensyukuri keselamatan jiwanya ketika nyaris tertindih rangka bangunan yang ambruk.

Petugas Pariwisata di Filipina serta panitia penyelenggara di San Fernando mengatakan, para turis asing dilarang ikut serta karena  hanya ingin membuat rekaman  dan dokumentasi lucu-lucuan.

Melihat hal exrtrem ini setiap tahunnya, Konferensi Wali Gereja Katolik Filipina,  melalui Uskup Rolando Tirona tidak memperkenankan hal tersebut kerena refleksi dari peringatan jumat agung adalah bertobat dari dosa dan tidak mengulanginya.

Sumber: Jawa Pos

 

Editor : KP1


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home