Loading...
SAINS
Penulis: Sabar Subekti 08:13 WIB | Kamis, 08 April 2021

Siklon Tropis Seroja Diprediksi Mengalami Peningkatan

Siklon Tropis Seroja Diprediksi Mengalami Peningkatan
Analisis pada hari Rabu (7/4) pukul 01.00 WIB, posisi SiklonTropis Seroja berada di wilayah Samudera Hindia sebelah selatan Nusa Tenggara Barat, sekitar 335 kilometer sebelah selatan-barat daya Waingapu yang diprediksi mengalami peningkatan intensitas dalam 24 jam ke depan. (Foto: BMKG)
Siklon Tropis Seroja Diprediksi Mengalami Peningkatan
Siklon Tropis Seroja memicu bencana banjir bandang di NTT, NTB dan Timor Leste. Kerusakan rumah akibat banjir bandang di Lembata, NTT. (Foto: AP)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM-Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kembali merilis informasi terkait Siklon Tropis Seroja yang diprediksi mengalami peningkatan intensitas dalam 24 jam ke depan.

Berdasarkan analisis pada hari Rabu (7/4) pukul 01.00 WIB, posisi Siklon Tropis Seroja berada di wilayah Samudera Hindia sebelah selatan Nusa Tenggara Barat,  pada koordinat 12.3 Lintang Selatan, dan 118.8 Bujur Timur atau sekitar 335 kilometer sebelah selatan-barat daya Waingapu di Pulau Sumba.

Kemudian arah gerak siklon ini terpantau menjauhi wilayah Indonesia menuju ke barat daya dengan kecepatan enam knots atau 10 kilometer per jam.

Berdasarkan data, kekuatan dari siklon tropis tersebut mencapai 35 knots atau 65 kilometer per jam dengan tekanan 995 hPa.

Dari hasil analisa tersebut, BMKG menyimpulkan posisi pergerakan siklon akan cenderung menuju Samudera Hindia sebelah selatan Bali, di koordinat 14.4 Lintang Selatan, dan 115.7 Bujur Timur atau sekitar 730 kilometer sebelah barat daya Waingapu dan menjauhi wilayah Indonesia.

Adapun kekuatan dari siklon ini juga menguat hingga 40 knots atau 75 kilometer per jam dengan tekanan 994 hPa.

Kendati cenderung menjauhi wilayah Indonesia, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat/petir serta angin kencang dapat terjadi di wilayah Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Barat. Serta hujan intensitas sedang di Nusa Tenggara Timur.

Gelombang Tinggi

BMKG juga memprakirakan dampak dari siklon tersebut juga akan memicu adanya gelombang setinggi 2,5 hingga empat meter di Perairan barat Lampung, Samudera Hindia barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, Perairan selatan Pulau Jawa hingga NTB, Samudera Hindia selatan Pulau Jawa hingga Bali, Perairan selatan Pulau Sumba hingga Pulau Rote.

Gelombang setinggi empat hingga enam meter berpeluang terjadi di Perairan selatan NTB hingga selatan Pulau Sumba.

BNPB dalam keterangan mengatakan bahwa dari hasil analisa dan prakiraan cuaca ekstrem dari BMKG tersebut, pemangku kebijakan di daerah diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan mengambil tindakan yang dianggap perlu guna mitigasi dan pengurangan risiko bencana.

Warga masyarakat juga diminta waspada dan dapat mengantisipasi dalam kaitan potensi bencana yang dapat dipicu oleh faktor cuaca tersebut.

Editor : Sabar Subekti

Kampus Maranatha
BPK Penabur
Zuri Hotel
Back to Home