Loading...
DUNIA
Penulis: Sabar Subekti 06:56 WIB | Selasa, 23 November 2021

Taliban Mulai Bayar Pegawai Pemerintah Afghanistan

Pedagang Afghanistan menghitung uang di pasar mereka di Kabul tengah. (Foto: dok. Reuters)

KABUL, SATUHARAPAN.COM-Pemerintahan Taliban di Afghanistan mulai membayar gaji pegawai pemerintah yang telah jatuh tempo mulai hari Sabtu (20/11), kata para pejabat.

Ribuan pegawai pemerintah Afghanistan harus dibayar setidaknya tiga bulan gaji, salah satu dari banyak krisis yang dihadapi Taliban sejak kelompok ekstremis itu mengambil alih negara itu pada bulan Agustus.

"Kementerian keuangan mengatakan bahwa, mulai hari ini, tiga bulan terakhir gaji semua pegawai dan staf pemerintah akan dibayar seluruhnya," kata juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid di Twitter.

Namun belum jelas dari mana dana untuk membayar gaji itu berasal. Bahkan sebelum Taliban mengambil alih kendali pada Agustus lalu, banyak pekerja sektor publik mengatakan mereka belum dibayar selama berminggu-minggu. Setelah gerakan itu mengambil alih kekuasaan, miliaran dolar dana pemerintah Afghanistan yang diparkir di luar negeri di Amerika Serikat dan Eropa dibekukan.

Pemerintah asing tidak mau mendanai pemerintahan yang dipimpin Taliban secara langsung untuk membantu komitmen keuangan seperti pembayaran pekerja. Lembaga keuangan global juga menghentikan pendanaan.

Setelah pertemuan pada hari Kamis antara utusan khusus Jerman dan Belanda dan pejabat Taliban di Kabul, utusan tersebut menyatakan kesediaannya untuk menjajaki pembayaran pekerja sektor kesehatan dan pendidikan secara langsung melalui organisasi internasional.

Tidak jelas apakah pengumuman Taliban pada hari Sabtu terkait dengan ini. Juru bicara Taliban lainnya, Inamullah Samangani, mengatakan di Twitter pada hari Sabtu bahwa pengumpulan pendapatan harian dari pemerintahan Taliban telah meningkat setiap hari.

“Kementerian keuangan mengatakan bahwa dalam 78 hari kerja terakhir dalam tiga bulan terakhir, kami telah menghasilkan pendapatan sekitar 26,915 miliar Afghani (setara US$ 288 juta),” katanya.

“Kami mengumpulkan pendapatan 557 juta  Afghani (setara US$ 5,9 juta) pada hari Rabu saja,” kata Samangani, mengutip kementerian keuangan, menambahkan pembayaran pensiun pekerja pensiunan juga akan segera dilanjutkan. (Reuters)

Editor : Sabar Subekti


Kampus Maranatha
Gaia Cosmo Hotel
BPK Penabur
Zuri Hotel
Back to Home