Loading...
RELIGI
Penulis: Ignatius Dwiana 20:50 WIB | Senin, 12 Agustus 2013

Turki Bantah Penculikan Uskup Suriah Terjadi di Turki

Uskup Ortodoks Yunani Boulos Yaziji dan Uskup Ortodoks Suriah Yohanna Ibrahim yang diculik. (Foto situs Ria Novosti)
ANKARA TURKI, SATUHARAPAN.COM - Kementerian Luar Negeri Turki membantah pernyataan bahwa penculikan dua uskup Suriah terjadi di Turki. Seperti dilansir dari situs Hurriyet hari Senin (12/8).
 
Uskup Ortodoks Yunani Boulos Yaziji dan Uskup Ortodoks Suriah Yohanna Ibrahim diculik ketika dalam perjalanan dari perbatasan Turki pada tanggal 22 April di Suriah oleh sejumlah pria bersenjata.
 
"Pernyataan ini benar-benar tidak realistis. Hal ini jelas bahwa pernyataan-pernyataan yang kami sesalkan ini ada maksud dan tujuan beberapa kalangan membuat Turki dalam situasi sulit," tertulis dalam pernyataan yang mengacu pada beberapa laporan bahwa uskup-uskup itu diculik di Turki.
 
"Hal ini bermanfaat untuk menegaskan kembali fakta-fakta: Turki berkeinginan para uskup dibebaskan sesegera mungkin dan untuk itu telah membuat upaya-upaya. Tetapi, penculikan terjadi di luar Turki sehingga upaya jadi terbatas. Dalam kerangka ini, Turki, seperti banyak negara lain, menyumbangkan untuk pembebasan mereka."

Editor : Yan Chrisna Dwi Atmaja


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home