Loading...
DUNIA
Penulis: Sabar Subekti 12:49 WIB | Rabu, 03 Maret 2021

Yordania Ingatkan Israel Soal Solusi Dua Negara bagi Palestina

Menteri Luar Negeri Yordania, Ayman Safadi. (Foto: dok. Reuters)

AMMAN, SATUHARAPAN.COM-Yordania memperingatkan Israel bahwa kesepakatan normalisasi hubungan antara Israel dan negara-negara Arab tidak dapat menggantikan solusi dua negara untuk masalah Palestina.

"Kesepakatan perdamaian yang ditandatangani oleh Israel dan negara-negara Arab, termasuk perjanjian damai dengan Yordania, tidak bisa menjadi pengganti resolusi masalah Palestina," kata Menteri Luar Negeri Yordania, Ayman Safadi, dalam sebuah pernyataan hari Selasa (2/3).

"Tidak ada alternatif bagi solusi dua negara sebagai jalan menuju perdamaian yang adil dan komprehensif."

Safadi membuat pernyataan tersebut dalam pertemuan dengan mitranya dari Israel, Gabi Ashkenazi, di Jembatan Raja Hussein (Allenby) yang melintasi antara Yordania dan Tepi Barat yang diduduki Israel.

Di bawah kesepakatan tahun lalu yang ditengahi oleh pemerintahan Amerika Serikat ketika Donald Trump sebagai presiden, Israel menyepakati normalisai hubungan dengan empat negara Arab: Uni Emirat Arab, Bahrain, Maroko, dan Sudan.

Sebelumnya, hanya Mesir pada tahun 1979 dan Yordania pada tahun 1994 yang melakukan kesepakatan dengan Israel. Sementara pembicaraan Israel-Palestina terhenti sejak 2014.

Safadi menegaskan kembali konsensus internasional yang telah lama dipegang bahwa "perdamaian yang adil dan komprehensif" akan membutuhkan "negara Palestina merdeka dengan Yerusalem yang diduduki sebagai ibu kotanya," menurut pernyataan dari kementeriannya.

Dia juga menekankan "perlunya berhenti membangun dan memperluas permukiman (Israel), menghancurkan rumah (Palestina), dan praktik ilegal lainnya yang merusak solusi dua negara dan semua peluang untuk mencapai perdamaian yang adil, untuk membangun kawasan menikmati keamanan dan stabilitas."

Kedua menteri yang mengadakan pertemuan di lokasi yang sama pada awal Desember ini, juga membahas masalah air, transportasi, lalu lintas perbatasan, dan perdagangan. (AFP)

Editor : Sabar Subekti


Kampus Maranatha
Gaia Cosmo Hotel
BPK Penabur
Zuri Hotel
Back to Home