Google+
Loading...
EKONOMI
Penulis: Reporter Satuharapan 09:44 WIB | Senin, 10 Juni 2019

Italia Akan Kembangkan Inkubator Startup di Indonesia

Ilustrasi. (Sumber: Cool Things)

TSUKUBA, SATUHARAPAN.COM – Deputi Perdana Menteri dan Menteri Pembangunan Ekonomi, Buruh, dan Kebijakan Sosial Italia, Luigi Di Maio, menyatakan akan mengembangkan inkubator startup digital di Indonesia.

Hal itu disampaikan dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara di sela Forum Pertemuan Menteri Perdagangan dan Menteri Digital Negara G20 di Tsukuba, Perfektur Ibaraki, Jepang, Sabtu (8/6/2019), yang dilansir situs kominfo.go.id.

“Italia baru saja me-launched Startup Exchanged Program. Startup-startup mereka ditempatkan di Incubator2 G20 countries, selanjutnya mereka mau kembangkan dengan Indonesia juga,” tutur Menteri Kominfo Rudiantara seusai pertemuan.

Menurut Menteri Kominfo, pihaknya menyambut baik inisiatif itu karena bisa mendorong pengembangan ekonomi digital di Indonesia. Bahkan menurut Rudiantara, Italia akan meluncurkan Program Promosi Teknologi di Indonesia.

“Italia juga akan me-launch program Promoting Italy in Technology di Indonesia, dan meminta bantuan dalam mencari lokasi yang crowded dan banyak orang lalu lalang,” ia mengungkapkan.

Dalam pertemuan itu, Menteri Rudiantara juga mengundang Italia sebagai penasihat dalam inisiatif IDEA Hub. “Indonesia mengundang Italia untu menjadi Board of Advisor G20 IDEA Hub Organizing Body,” ia menjelaskan.

IDEA Hub (Inclusive Digital Economy Accelerator Hub) merupakan inisiatif Indonesia dalam bentuk platform repository digital yang berisi beragam informasi serta pengetahuan tentang model bisnis ekonomi digital. Repository itu diharapkan dapat bermanfaat untuk pemerintah, wiraswasta, UMKM, maupun kelompok masyarakat kelas bawah sehingga meminimalisasi angka kesenjangan sosial dan ekonomi.

Pertemuan bilateral itu berlangsung di sela Forum Menteri Perdagangan dan Menteri Digital Negara G20. Dalam pertemuan itu, Menteri Kominfo didampingi oleh Staf Khusus Menteri Bidang Ekonomi Digital, Lis Sutjiati, dan Direktur Pos Ditjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika, Ikhsan Baidirus.

Editor : Sotyati

TOA
Bank Central Asia
Zuri Hotel
Back to Home