Google+
Loading...
SAINS
Penulis: Reporter Satuharapan 19:11 WIB | Rabu, 28 Agustus 2019

Kebakaran Amazon: Leonardo DiCaprio Kucurkan $ 5 Juta

Leonardo DiCaprio. (Foto: TV News)

AMERIKA SERIKAT, SATUHARAPAN.COM – Organisasi lingkungan yang didirikan aktor Leonardo DiCaprio mendonasikan $ 5 juta (setara Rp71,27 miliar) untuk membantu penanganan kebakaran yang melalap hutan hujan Amazon yang terjadi baru-baru ini.

Earth Alliance, lembaga itu, seperti dilaporkan Amante Falkenstein dari BBC News, menjadwalkan memberikan uang itu kepada kelompok-kelompok lokal dan masyarakat adat yang bekerja keras untuk melindungi hutan Amazon.

Institut Nasional untuk Penelitian Luar Angkasa di Brasil mengatakan ada lebih dari 72.000 kebakaran di hutan hujan Amazon tahun ini. Itu, berarti naik dari 40.000 pada titik yang sama tahun lalu.

Sebuah pernyataan di situs web Earth Alliance mengatakan: “Penghancuran hutan hujan Amazon dengan cepat melepaskan karbon dioksida ke atmosfer, menghancurkan ekosistem yang menyerap jutaan ton emisi karbon setiap tahun dan merupakan salah satu pertahanan terbaik planet ini terhadap krisis iklim.”

Organisasi yang dijadwalkan menerima uang tunai itu adalah Instituto Associesta Floresta Protegida (Kayapo), Koordinasi Organisasi Pribumi Amazon Brasil (COIAB), Instituto Kabu (Kayapo), Instituto Raoni (Kayapo), dan Instituto Socioambiental (ISA).

Meningkatnya peristiwa kebakaran hutan itu mengakhiri laporan peningkatan deforestasi untuk peternakan sapi.

Presiden Brasil Jair Bolsonaro dituduh para pengkritiknya mendorong penghancuran Amazon melalui kurangnya tindakan terhadap masalah lingkungan.

Sangat Prihatin

Earth Alliance didirikan oleh Leonardo DiCaprio dan dua dermawan lain pada bulan Juli - bertujuan untuk melindungi satwa liar, mendorong keadilan iklim, dan mengamankan hak-hak masyarakat adat.

Amazon Forest Fund adalah inisiatif kelompok untuk mengumpulkan uang untuk melindungi area spesifik itu.

Dalam sebuah posting Instagram pada hari Sabtu, DiCaprio mengatakan “sangat prihatin atas krisis yang sedang berlangsung di Amazon, yang berdampak pada keseimbangan iklim, keanekaragaman hayati, dan kesejahteraan masyarakat adat".

Ia ingin masyarakat juga terlibat dan mendukung penanganan krisis itu, membuat jejaring dengan berbagai kalangan untuk menggalang dana.

Sementara itu, para pemimpin dunia pada KTT G7 di Biarritz, Prancis, dilaporkan menyepakati bantuan internasional untuk mengatasi krisis itu.

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan Inggris akan menyediakan £ 10 juta (Rp142,50 miliar) untuk melindungi hutan hujan Amazon. (bbc.com)

Editor : Sotyati

UKRIDA
Zuri Hotel
Back to Home