Loading...
SAINS
Penulis: Sabar Subekti 20:44 WIB | Jumat, 15 Januari 2021

Lagi, Indonesia Catat Rekor Tertinggi Harian COVID-19: 12.818 Kasus

Peta risiko COVID-19 Indonesia, hari Jumat (15/1). (Sumber: covid19.go.id)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM-Indonesia kembali mencatat kasus harian COVID-19 tertinggi pada hari Jumat (15/1). Data yang dilansir Satgas Penanganan COVID-19 menunjukkan kasus baru sebanyak 12.818, kasus, sehingga total menjadi 882.418 kasus.

Pada hari Kamis (14/1) juga mencatat rekor tertingi dibanding kasus baru harian pada satu hari sebelumnya, yaitu 11.557 kasus.

Sementara itu, kasus pasien sembuh tercatat 7.491 kasus, jumlah ini turun dibandingkan hari Kamis yang mencatat rekor tertinggi harian kasus pasien sembuh yang mencapai 7.741 pasien.

Sementara kasus aktif, yaitu pasien yang masih memebutuhkan perawatan menjadi 138.238 kasus atau 15,7% dari kasus positif terkonfirmasi. Secara persentase ini juga naik dari hari sebelumnya yang tercatat 15,3%.

Sedangkan kasus pasien meninggal, hari Jumat (15/1) tercatat bertambah 238 orang, sehingga potal menjadi 25.484. Jumlah pasien meninggal dalam dua hari ini menunjukkan penurunan.

Terbanyak dari Pulau Jawa

Data ini yang muncul di tengah Indonesia mengawali vaksinasi untuk menghentikan wabah, hal ini cukup memprihatinkan. Namun sekaligus menandai bahwa protokol kesehatan: jaga jarak, memakai masker, dan cuci tangan, menjadi upaya paling serius yang harus dilakukan seluruh warga untuk menghentikan penularan virus corona, selain vaksinasi.

Penambahan kasus baru COVID-19 hari Jumat, masih didominasi dari daerah di Pulau Jawa. DKI Jakarta masih yang tertinggi dengan menambah 3.165 kasus (total menjadi 217.893 kasus). Bahkan pada hari Kamis Jakarta mencatat rekor tertingginya dengan 3.476 kasus baru harian.

Daerah lain adalah Jawa Barat dengan menambah 2.201 kasus (total menjadi 104.541 kasus). Ini juga rekor tertinggi baru harian bagi Jawa Barat. Kemudian disusul Jawa Tengah yang menambah 1.497 kasus (total menjadi 97.059 kasus). Ini juga rekor baru bagi Jawa tengah, jika kasus ketika mencapai lebih dari 2.000 dalam sehari dianggapi ada kekeliruan dalam memasukkan data.

Dua daerah lain adalah Jawa Timur dengan menambah 981 kasus (total menjadi 96.045 kasus), dan disusul Sulawesi Selatan yang menambah 640 kasus (total menjadi 39.054 kasus).

Editor : Sabar Subekti

BPK Penabur-Start Up
Zuri Hotel
Back to Home