Google+
Loading...
FOTO
Penulis: Dedy Istanto 18:38 WIB | Selasa, 10 Januari 2017

Lawatan Presiden Taiwan ke Amerika Serikat

Lawatan Presiden Taiwan ke Amerika Serikat
Presiden Taiwan Tsai Ing-wen menghadiri pelantikan Presiden Nikaragua Daniel Ortega untuk masa jabatan keempat di Managua pada 9 Januari 2017. Inti Ocon/AFP PHOTO
Lawatan Presiden Taiwan ke Amerika Serikat
Presiden Taiwan Tsai Ing-wen (kanan) menyapa warga Taiwan yang tinggal di Nikaragua dalam kunjungannya ke inaugurasi masa jabatan keempat Presiden Daniel Ortega di Managua 9 Januari 2017. AFP PHOTO/Inti Ocon
Lawatan Presiden Taiwan ke Amerika Serikat
Presiden Taiwan Tsai Ing-wen (tengah) dikawal oleh pasukan pengamanan presiden (Paspampres) sebelum berangkat dari Bandar Udara Taoyuan pada 7 Januari 2017. Tsai Ing-wen bertolak ke Amerika Serikat dalam perjalanannya ke Amerika Tengah, kunjungan yang dipantau dengan saksama oleh Beijing, yang geram dengan ucapan selamatnya kepada Donald Trump lewat telepon. Sam Yeh/AFP PHOTO

WASHINGTON, SATUHARAPAN.COM - Senator Amerika Serikat (AS), Ted Cruz pada hari Minggu (08/01) bertemu dengan Presiden Taiwan Tsai Ing-Wen, meskipun ada penentangan dari para diplomat Tiongkok.

Senator Partai Republik dari Texas tersebut, yang kalah dalam pemilihan primer dari presiden terpilih Donald Trump, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa keduanya membahas penjualan senjata, pertukaran diplomatik dan hubungan ekonomi selama pertemuan di Houston.

“Memajukan kerja sama ekonomi antara kedua negara kami harus menjadi prioritas; peningkatan akses ke pasar Taiwan akan menguntungkan petani Texas, pemilik peternakan dan pemilik usaha kecil,” ucap Cruz dalam sebuah pernyataan.

Cruz tetap mengadakan pertemuan itu meski ditentang Tiongkok: “Sesaat sebelum pertemuan kami, delegasi kongres Houston menerima surat penasaran dari konsulat Tiongkok yang meminta anggota Kongres untuk tidak bertemu dengan Presiden Tsai dan menjunjung tinggi “kebijakan Satu Tiongkok,” ujar senator tersebut.

“Tiongkok perlu memahami bahwa di Amerika kami sendiri yang memutuskan soal pertemuan dengan para tamu,” imbuh senator dari Partai Republik itu.

“Tiongkok tidak memberikan kami hak veto atas orang-orang yang mereka temui. Kami akan terus bertemu dengan siapa pun, termasuk Taiwan, selama itu diperlukan.”

Presiden Taiwan transit di Houston pada akhir pekan dalam perjalanan ke Amerika Tengah, dan dijadwalkan kembali ke Taipei setelah singgah di San Francisco pada akhir pekan depan. (AFP)

Editor : Eben E. Siadari

Back to Home