Google+
Loading...
RELIGI
Penulis: Reporter Satuharapan 10:54 WIB | Kamis, 13 Juli 2017

Lomba Seni Budaya dan Tari Kreasi Buddhis Digelar November

Ilustrasi: Umat Buddha melaksanakan sembahyang pagi di depan altar utama pada prosesi Tri Suci Waisak tahun 2558 B.E/ 2014 di Candi Borobudur, Mungkid, Magelang, Jateng, 14 Mei 2014. (Foto: Dok.satuharapan.com/Antara)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Kementerian Agama menjadwalkan menggelar Swayamvara Tripitaka Gatha Nasional (STG). Gelaran STG X ini rencananya dilaksanakan pada November mendatang di Jawa Tengah.

STG merupakan ajang lomba seni budaya dan tari kreasi Buddhis. Event tiga tahunan umat Buddha berskala nasional ini memperlombakan nyanyian lagu Buddhis solo, paduan suara, membaca kitab suci, serta dhammadesana/ceramah dan barongsai.                       

Plt Dirjen Bimas Buddha, Nur Syam, berharap, STG akan semakin memasyarakatkan kitab suci Buddha. Di samping itu, STG juga bisa menjadi wadah umat Buddha mengembangkan diri dan memahami kitab suci. Hal ini penting karena kitab suci tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan beragama.

“Kehadiran STG ini diharapkan akan semakin memperkuat pencapaian misi Kemenag, yaitu meningkatkan pemahaman keagamaan umat Buddha,” ujar Nur Syam, dalam pembahasan progres persiapan STG yang digelar Ditjen Bimas Buddha bersama Lembaga Pengembangan Tripitaka Gatha (LPTG) di Jakarta, 11 Juli lalu, seperti dilaporkan kemenang.go.id.

Rapat itu juga membahas rundown dan tema acara, maskot STG, daftar undangan, serta rencana melakukan audiensi dengan Presiden RI. Ketua Umum LPTG Arief Harsono berharap STG kali ini bisa dibuka Presiden RI.

Arief juga berharap STG X bisa menjadi wadah umat Buddha menyatukan para majelis Agama Buddha seluruh Indonesia.

Hadir dalam rapat persiapan itu Sesditjen Bimas Buddha Caliadi, tim Ditjen Bimas Buddha, serta Ketua Umum LPTG Arief Harsono bersama anggotanya. 

Editor : Sotyati

Back to Home