Loading...
DUNIA
Penulis: Sabar Subekti 18:44 WIB | Rabu, 04 Maret 2020

Mesir Eksekusi Militan Teroris, Hisyam Ashmawy

Hisyam Ali Ashmawy, pentolan teroris Mesir, hari Rabu (4/3) dihukum mati dengan digantung. (Foto: screenshot dari Al Ahram)

KAIRO, SATUHARAPAN.COM-Mesir mengeksekusi, Hisyam Ali Ashmawy, dengan digantung pada Rabu (4/3) pagi, setelah ia dihukum karena merencanakan beberapa serangan teror, kata militer dalam sebuah pernyataan dikutip Al Ahram.

Ashmawy ditangkap di kota Derna di Libya timur pada akhir 2018 dan diserahkan ke Mesir oleh pasukan yang setia kepada komandan Khalifa Haftar pada Mei tahun lalu. Dia disebutkan sebagai teroris paling berbahaya di negara itu.

Dia dijatuhi dua hukuman mati karena merencanakan beberapa serangan mematikan terhadap pasukan keamanan. "Pagi ini, hukuman mati dengan digantung dilakukan pada terdakwa teroris Hisham Ali Ashmawy," kata jurubicara militer, Tamer El-Refaie, dalam sebuah pernyataan audio yang diposting di Facebook.

Ashmawy, mantan perwira pasukan khusus Mesir, memimpin kelompok Ansar Bayt Al-Maqdis yang bermarkas di Sinai, kelompok militan yang paling aktif di Mesir. Dia berhenti setelah kelompok itu bersumpah setia kepada kelompok Negara Islam pada akhir 2014.

Dia kemudian menyelinap ke Libya untuk bergabung dengan kelompok militan Ansar Al-Sharia dan kemudian mendirikan kelompok baru yang sejalan dengan Al-Qaeda bernama Al-Mourabitoun, setelah mengalihkan kesetiaannya dari kelompok Negara Islam.

Militer mengatakan Ashmawy dihukum terkait 14 kejahatan termasuk penyergapan tahun 2014 yang menewaskan 22 militer Mesir penjaga perbatasan dengan Libya, dan upaya pembunuhan yang gagal pada mantan menteri dalam negeri pada 2013.

Kejahatan lain termasuk menargetkan kapal di Terusan Suez dan keterlibatan dalam serangan mematikan di gedung-gedung keamanan dan terhadap kendaraan lapis baja militer.

Ashmawy dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan militer pada November 2019 atas tuduhan terorisme. Awal pekan ini, ia dijatuhi hukuman mati bersama dengan 36 orang lainnya dalam kasus terorisme lain karena peran mereka dalam lebih dari 50 kejahatan, termasuk pembunuhan polisi.

Editor : Sabar Subekti


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home