Google+
Loading...
SAINS
Penulis: Dewasasri M Wardani 10:25 WIB | Rabu, 29 Agustus 2018

PBB: Jutaan Anak Tak Peroleh Akses Air Bersih

Ilustrasi. Anak-anak mencuci tangan di kantin Sekolah Menengah No 20 di Toretsk, wilayah Donetsk, Ukraina. (Foto: un.org)

NEW YORK, SATUHARAPAN.COM – Sebuah laporan Global Baseline 2018 pertama, mengenai air minum dan kebersihan di sekolah yang dilakukan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Dana Anak PBB (UNICEF), mengatakan, jutaan anak-anak pergi ke sekolah tanpa fasilitas kebersihan dasar.

Lebih dari 30 persen sekolah di seluruh dunia, tidak menyediakan air minum yang sehat, sepertiga sekolah tidak menyediakan fasilitas toilet paling dasar (seperti tangki septik, kakus jamban atau toilet kompos), dan hampir 900 juta anak pergi ke sekolah tanpa fasilitas cuci tangan dengan sabun dan air.

Para peneliti juga mendapati, anak-anak di sekolah taman kanak-kanak dan sekolah dasar kurang mungkin untuk memiliki akses ke air bersih dan toilet, dibandingkan dengan anak-anak di sekolah menengah pertama.

Laporan itu, memperingatkan kondisi tersebut mempengaruhi anak kecil pada saat penting bagi "pertumbuhan dan perkembangan fisik dan kognitif mereka". Ditambahkannya, diare akibat air kotor dan toilet yang jorok menewaskan seorang anak yang berusia di bawah lima tahun setiap dua menit.

Laporan tersebut menggarisbawahi pentingnya instalasi kebersihan dan kesehatan di sekolah, terutama buat anak perempuan, yang lebih mungkin bersekolah dan menyelesaikan pendidikan mereka jika instalasi itu tersedia.

Mengomentari laporan tersebut, Kelly Ann Naylor, Kepala Global Air, Sanitasi dan Kebersihan di UNICEF, mengatakan, “Jika pendidikan adalah kunci untuk membantu anak-anak keluar dari kemiskinan, akses ke air dan sanitasi adalah kunci untuk membantu anak-anak memaksimalkan pendidikan mereka dengan aman. Mengabaikan ini adalah menjadi ceroboh dengan kesejahteraan dan kesehatan anak-anak, "

Salah satu sasaran pembangunan yang berkelanjutan PBB ialah semua orang mesti memiliki akses ke kebersihan dan air yang layak sampai 2030. Itu berarti semua rumah tangga, sekolah, layanan perawatan kesehatan serta tempat kerja mesti dilengkapi dengan kebersihan dan air yang layak sampai saat itu. (un.org)

 

Editor : Sotyati

UKRIDA
Zuri Hotel
Back to Home