Google+
Loading...
RELIGI
Penulis: Reporter Satuharapan 10:06 WIB | Sabtu, 21 September 2019

Peluncuran Rangkaian Peringatan Hari Santri 2019

Ilustrasi. Hari Santri Nasional 2016 lebih bersifat kolosal. Santri dari berbagai pondok pesantren di berbagai wilayah di Jakarta dan sekitarnya berkumpul di lapangan Monumen Nasional (Monas) Jakarta, 22 Oktober 2016 untuk mengikuti upacara. (Foto: Dok.satuharapan.com/Dedy Istanto)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meluncurkan Rangkaian Peringatan Hari Santri tahun 2019 di Auditorium HM. Rasjidi Kementerian Agama, Jakarta.

Hadir bersarung motif batik, berbaju hitam dan berpeci, Menag Lukman didampingi Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir dan Dirjen Pendidikan Islam Kamaruddin Amin, memukul gong sebagai tanda Rangkaian Peringatan Hari Santri 2019 diluncurkan, Kamis (19/9) malam.

Pergelaran Peringatan keempat Hari Santri kali ni mengangkat tema “Santri Indonesia untuk Perdamaian Dunia”.

Menag menjelaskan, Peringatan Hari Santri adalah bentuk pengakuan negara atas peran santri dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. “Tidak hanya rekognisi, tapi juga afirmasi terhadap peran santri,” Menag mengungkapkan, seperti dilaporkan Rusydi dan dilansir kemenag.go.id.

Sebagai bentuk pengakuan, negara tidak cukup menetapkan Hari Santri. Pemerintah dan DPR baru saja menuntaskan RUU Pesantren tingkat pertama yang akan dilanjutkan ke tahap paripurna. “Itu adalah bukti bahwa negara memberi perhatian kepada santri dan pesantren,” kata Menag.

Menag juga menjelaskan Peringatan Hari Santri pada hakikatnya adalah upaya mengajak masyarakat kembali kepada esensi ajaran Islam sesungguhnya. “Bagaimana agar kedamaian, kasih sayang, rahmah, mampu kita sebarluaskan ke sebanyak di lingkungan kita,” Menag menegaska.

Tema perdamaian dalam peringatan Hari Santri 2019 merupakan salah satu respons atas terpilihnya Indonesia sebagai salah satu anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB tahun 2019-2020 bersama empat negara lain, yakni Jerman, Republik Dominika, Belgia, dan Afrika Selatan.

Rangkaian acara Peringatan Hari Santri yang akan dilaksanakan tahun ini adalah Santri Millennial Competitions, Kopdar Akbar Santrinet Nusantara, Muktamar Pemikiran Santri Nusantara, Malam Kebudayaan Pesantren, Roan Akbar, Parade Santri Cinta Damai, Malam Puncak Santriversary 21 Oktober, dan Upacara Bendera saat Hari Santri pada 22 Oktober 2019.

Dimulai Sejak Awal Agustus

Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (Dit-PD Pontren) Kementerian Agama Ahmad Zayadi mengatakan, rangkaian peringatan Hari Santri 2019 dimulai sejak awal Agustus 2019, berupa sayembara logo Hari Santri.

Yang sedang berlangsung adalah Santri Millenial Competitions. Santri Millenial Competitions dibagi dalam empat kategori perlombaan. Ajang ini dapat diikuti oleh santri dan masyarakat umum. Keempat kategori tersebut adalah (1) Pesan Ulama, (2) Syair Pesantren, (3) Muhadhoroh Santri Cinta Damai, dan (4) Iklan Layanan Masyarakat.

Pada akhir September ini, digelar sejumlah agenda, antara lain: Kopdar Akbar Santrinet Nusantara, Muktamar Pemikiran santri Nusantara, Malam Kebudayaan Pesantren.

Pada Oktober 2019, akan ada acara Ro’an Akbar, Parade Santri Cinta Damai, SantriVersary, dan ditutup Puncak Hari Santri 2019 dengan Upacara Bendera.

Editor : Sotyati

UKRIDA
Zuri Hotel
Back to Home