Google+
Loading...
OLAHRAGA
Penulis: Reporter Satuharapan 18:40 WIB | Selasa, 19 September 2017

Pembalap Australia Menangi Etape Pertama Tour de Molvccas

Marcus Culey finis pertama di etape pertama Tour de Molvccas, Senin (18/9). (Foto: facebook.com/tdemolvccas)

SERAM BAGIAN BARAT, SATUHARAPAN.COM - Etape pertama Tour de Molvccas (TdM) 2017 pada Senin (18/9) start di Kantor Bupati Seram Bagian Barat, Piru pada pukul 13.00 WIT.

Pelepasan 63 pembalap dari 16 negara di etape pertama ini dilakukan oleh Wakil Gubernur Maluku, Zet Sahuburua sebagai pemegang bendera, didampingi Bupati MPD Seram Bagian Barat, M Yasin Payado, dan Ketua Pelaksana TdM yang juga Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Maluku, Saimima.

Kendati diguyur hujan deras sejak pelepasan di garis start, para atlet ini tetap bersemangat mengayuh sepedanya hingga mencapai garis finish di Masohi terakhir pada pukul 17.50 WIT. Etape awal ini merupakan rute terpanjang dengan 179,7 km.

Zet Sahuburua dalam kesempatan ini menyatakan rasa syukurnya etape pertama bisa berjalan lancar meski harus menantang cuaca yang kurang bersahabat.

“Ini baru pertama kalinya Provinsi Maluku menggelar perhelatan bertaraf internasional dan saya akui memang masih ada kekurangan di sana sini. Tapi sejauh ini masih bisa diatasi, yang terpenting adalah acara bisa berjalan dan saya berharap bisa berjalan baik sampai selesai,” kata Zet Sahuburua.

Dia optimistis bahwa event-event besar semacam ini bisa digelar tahunan di Maluku demi mengangkat pariwisata di Provinsi Maluku.

Sepanjang jalan yang dilalui para pembalap dari Piru menuju Masohi, penduduk ramai berjajar di tepi jalan menyambut balapan sepeda yang lewat. Terlebih di beberapa lokasi, penduduk tumpah ruah di jalan melambai-lambaikan tangan, dan mengambil gambar atau merekam aksi para atlet yang tengah memacu sepedanya. Puncak kemeriahan tampak di lokasi finish di Masohi.

Rute etape pertama terbilang komplet karena melewati hutan lebat, jalan di pinggir pantai, dan di antara perkampungan-perkampungan penduduk. Daerah Piru adalah medan berat pada awalnya. Waktu tim survei TdM pertama datang, jalan- jalan di kawasan ini kondisinya masih sangat buruk, berlubang, kasar dan sulit dilalui. Tapi atas upaya Balai Jalan dan Departemen PU, pemerintah melakukan perbaikan infrastruktur besar- besaran sehingga jalan yang dilalui pembalap sudah mulus, jembatan-jembatan pun direnovasi demi menjaga keselamatan.

Pada etape awal dan terpanjang 179,7 km ini, para pembalap langsung dihadapkan pada medan tanjakan 300-an meter di atas permukaan laut yang menantang lalu naik turun dan kecuraman jalan menurun sejauh 20 km pertama. Setelah melalui salah satu rute tersulit dengan melawan terpaan hujan, para pembalap mencapai garis finish di lokasi mendatar yang berliku-liku.

Pemenang utama etape pertama pemegang jersey kuning yakni Marcus Culey dari tim St George Continental asal Australia sekaligus peraih sprinter terbaik yang meraih jersey hijau.

Untuk nomor tanjakan rute ini berhasil didominasi oleh Ricardo Garcia bernomor punggung 23 yang mewakili tim Kinan dari Jepang.

Pembalap asal Indonesia Jamal Hibatullah dari tim KFC bernomor punggung 11 yang jadi unggulan mendulang kesuksesan pada rute ini dengan meraih Best Indonesian Rider.

Setelah etape pertama, TdM akan dilanjutkan dengan etape berikutnya yang akan mengambil start di Jalan Port, Wahai dan berakhir di Rumah Dinas Bupati Bula, berjarak tempuh 155,8 Km. Rangkaian upacara start Etape II akan dimulai pukul 12.00 pada tanggal 19 September 2017.

Tour de Molvccas meliputi lima etape dengan jarak 714 km diikuti oleh 63 pembalap dari 14 tim yang berasal dari 16 negara.

Editor : Yan Chrisna Dwi Atmaja

Back to Home