Google+
Loading...
SAINS
Penulis: Reporter Satuharapan 10:36 WIB | Senin, 11 September 2017

Pertanian UKSW Kembangkan Gandum di Dataran Tinggi Timboa

Ilustrasi. Launching Griya Gandum Tropis. di Kebun Percobaan Salaran Kabupaten Semarang, ditandai dengan pengguntingan pita oleh Dekan FPB UKSW Dr Ir Bistok Hasiholan Simanjuntak, MS. (Foto: Dok satuharapan.com/uksw.edu)

SALATIGA, SATUHARAPAN.COM – Fakultas Pertanian dan Bisnis (FPB) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengembangkan budidaya gandum varietas Dewata di dataran Tinggi Timboa, di Desa Ngadirojo, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali.

Pengembangan gandum di lereng Gunung Merbabu itu merupakan kelanjutan penelitian yang dilakukan sejak tahun 2001 tentang pengembangan budidaya gandum di dataran tinggi Salaran, yang menghasilkan galur gandum varietas Dewata.

Pada penelitian tahun ini, FPB UKSW kembali memperoleh pendanaan Program Pengabdian Masyarakat dengan skema Ipteks bagi Masyarakat (IbM). Penelitian dimotori Dr Maria Marina Herawati, dengan anggota tim Ir Djoko Murdono MS, Yoga Aji Handoko MSi, Theresa Dwi Kurnia SP MP, Tinjung Mary Prihtanti SP MP, dan Hendrik J Nadapdap SP.

Lahan di dataran Tinggi Timboa, Desa Ngadirojo, Ampel, Boyolali itu terletak di ketinggian sekitar 1.200 meter di atas permukaan laut dengan wilayah berbukit. Pada pengembangan kali ini, tanaman gandum ditumpangsarikan dengan tembakau. Penyebaran benih sudah dilakukan minggu kedua bulan Juni lalu.

“Saat ini, tanaman gandum yang ditumpangsarikan dengan tembakau telah tumbuh subur dan malainya mulai terisi. Dengan intensitas cahaya matahari yang cukup tinggi di musim panas ini, kami harapkan gandum varietas Dewata tersebut dapat dipanen di pertengahan bulan September ini,” kata Dr Maria Marina, sepeti dilansir situs resmi ukdw.edu, 4 September.

Tim berharap usaha budidaya gandum ini menjadi awal yang baik diversifikasi tanaman pangan bagi masyarakat Timboa. (ukdw.edu)

Editor : Sotyati

Back to Home