Loading...
FOTO
Penulis: Reporter Satuharapan 06:35 WIB | Selasa, 07 Maret 2017

Presiden: Jakarta Kota yang Luar Biasa

Presiden: Jakarta Kota yang Luar Biasa
Presiden Joko Widodo bersiap memberi sambutan pada jamuan makan malam kepala negara dan kepala pemerintahan anggota IORA dan negara mitra wicara dalam rangkaian KTT IORA ke-20 tahun 2017 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Senin (6/3). (Foto-foto: Antara)
Presiden: Jakarta Kota yang Luar Biasa
Presiden Joko Widodo (kanan) memukul gong dengan disaksikan Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma (kedua kanan), Menko Perekonomian Darmin Nasution (ketiga kanan), dan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (ketiga kiri), Kepala BKPM Thomas Lembong (kedua kiri), dan Ketua Kadin Rosan Perkasa Roeslani saat membuka acara Business Summit dalam rangkaian KTT IORA ke-20 tahun 2017 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Senin (6/3). IORA Business Summit membahas perdagangan dan investasi termasuk UKM serta pemberdayaan perempuan dalam kegiatan usaha.
Presiden: Jakarta Kota yang Luar Biasa
Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma memberi paparan saat Business Summit dalam rangkaian KTT IORA ke-20 tahun 2017 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Senin (6/3). Jacob Zuma menyampaikan materi tentang pertumbuhan berkelanjutan dan adil di Samudera Hindia.
Presiden: Jakarta Kota yang Luar Biasa
CEO Cityinfra Capytal India Shaliesh Pathak (kiri) dan CEO Gojek Nadiem Makarim (kanan) menjadi pembicara pada sesi pertama Business Summit dalam rangkaian KTT IORA ke-20 tahun 2017 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Senin (6/3). Diskusi itu mengangkat tema "Boosting Trade and Investment through Empowering and Globalizing Small and Medium Enterprises in the Indian Ocean Region".
Presiden: Jakarta Kota yang Luar Biasa
Pemimpin IORA sekaligus Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi (kiri) berdiri di samping Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop (kedua kiri), Menteri Luar Negeri Bangladesh Abul Hassan Mahmood Ali (kedua kanan) dan Menteri Luar Negeri India Vijay Kumar Singh dalam sesi foto pertemuran IORA (Indian Ocean Rim Association) di Jakarta 6 Maret 2017. Indonesia merupakan kali pertama jadi tuan rumah IORA yang digelar 7 Maret di Jakarta.

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa Jakarta adalah kota yang luar biasa kepada para delegasi dari negara-negara anggota IORA yang hadir pada acara jamuan makan malam KTT IORA.

"Jakarta adalah kota yang luar biasa," kata Presiden dalam sambutannya ketika menghadiri jamuan makan malam untuk para peserta Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Indian Ocean Rim Association (IORA) di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, hari Senin (6/3) malam.

Jokowi mengaku sudah memahami Jakarta dengan berbagai pernak-pernik menarik di dalamnya karena sebelum menjadi Presiden dirinya adalah Gubernur DKI Jakarta selama dua setengah tahun. 

"Jadi, segala hal yang Bapak-Ibu suka mengenai Jakarta, mari kita sebarkan ke mana-mana," kata Presiden.

Tapi sebaliknya, kata Presiden, hal-hal yang kurang baik mengenai Jakarta sebaiknya disampaikan secara diam-diam. 

"Tolong nanti sampaikan ke saya diam-diam saja. Biar nanti saya teruskan ke Gubernur Jakarta yang sekarang," ujar Presiden.

Pada kesempatan itu, Presiden mengucapkan selamat datang kepada para delegasi peserta KTT IORA yang hadir.

"Selamat datang di Jakarta, ibu kota Republik Indonesia, sekaligus pusat niaga dan pusat bisnis Indonesia," kata Jokowi.

"Kami sangat mengapresiasi dan menghormati kehadiran Bapak dan Ibu pada acara yang bersejarah, yaitu Konferensi Tingkat Tinggi pertama, dalam dua puluh tahun sejarah IORA," ucap Presiden.

Menurut dia, kawasan Samudra Hindia adalah kawasan yang kaya dengan sejarah dan kaya dalam budaya yang beragam. 

Di dalam kawasan ini, Indonesia berdiri di bagian timur, sebagai Zona Ekonomi Ekslusif terbesar di dunia. 

Dengan 17.000 pulau, Indonesia juga negara kepulauan terbesar di dunia.

Oleh karena itu, Pemerintah Indonesia mengundang investor untuk menanamkan modalnya di Tanah Air.

Apalagi Presiden Jokowi telah berjanji untuk memberikan kemudahan kepada investor termasuk menyingkirkan regulasi dan perizinan yang menghambat, menyediakan infrastruktur yang memadai, hingga menekan angka korupsi. (Ant)

 


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home