Google+
Loading...
SAINS
Penulis: Reporter Satuharapan 16:45 WIB | Jumat, 15 Desember 2017

Saran Presiden Jokowi Atasi Banjir di Jakarta

Presiden Jokowi menjawab pertanyaan wartawan usai meletakkan batu pertama pembangunan rel ganda KA Bogor-Sukabumi, di Cicurug, Sukabumi, Jabar, Jumat (15/12). (Foto: Setpres)

SUKABUMI, SATUHARAPAN.COM - Memasuki awal Desember, hujan deras yang sempat mengguyur Jakarta telah menyebabkan sebagian daerah di ibu kota tergenang banjir.

Terkait hal itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang pernah menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta punya saran untuk mencegah banjir di ibu kota.

“Kita harapkan juga pemerintah provinsi ini mengerjakan hal-hal yang berkaitan dengan banjir itu, drainase di kampung-kampung semuanya harus dibersihkan,” kata Jokowi saat meninjau pembangunan Waduk Sukamahi, di Kabupaten Bogor, hari Jumat (15/12).

Selain itu, menurut Presiden, aliran sungai-sungai yang ada di Jakarta perlu dibersihkan dan dipelihara, di samping juga perlu melakukan pemeliharaan waduk-waduk tempat penampung air di ibu kota.

“Kalau bisa, tambah waduk-waduk yang ada di Jakarta. Itu sudah akan sangat mengurangi sekali. Jadi Waduk Sunter, Waduk Pluit, Waduk Melati, Waduk Setiabudi, semuanya harus dikerjakan, dibersihkan terus,” ujar Presiden.

Kemudian sodetan yang menghubungkan Sungai Ciliwung dengan Kanal Banjir Timur, Kepala Negara berharap segera bisa diselesaikan, agar dapat mengatasi banjir di Jakarta.

Presiden telah meninjau pembangunan Waduk Sukamahi dan Waduk Ciawi di Kabupaten Bogor sebagai upaya penanggulangan bencana banjir di Jakarta dari wilayah hulu.

Upaya tersebut, jelas Jokowi, dapat mengurangi laju debit air yang masuk ke Jakarta sebesar 30 persen.

“Pusat mengerjakan, pemerintah provinsi mengerjakan. Semuanya harus kerja, semuanya konsisten mengerjakan itu, Insya Allah akan menyelesaikan banyak persoalan banjir yang ada di Jakarta,” tutur Presiden. (Setkab)

 

 

Editor : Melki Pangaribuan

Back to Home