Loading...
DUNIA
Penulis: Diah Anggraeni Retnaningrum 13:25 WIB | Minggu, 26 Juni 2016

Serangan Udara Rusia Gempur Kota Aleppo Suriah

Ilustrasi. Anggota Pasukan Demokratik Suriah (SDF) menghadiri pemakaman delapan mereka yang meninggal dalam pertempuran melawan kelompok ISIS di Manbij, kota Kurdi Kobane (Ain al Arab), 24 Juni 2016. Pasukan Kurdi dan Arab menyerang hingga benteng pertahanan ISIS di Manbij, merebut persimpangan utama serta silo gandum di kota itu, kata badan pemantau. DELIL SOULEIMAN/AFP.

ALEPPO, SATUHARAPAN.COM – Pesawat tempur Rusia dan Suriah menggempur area pemberontak di Kota Aleppo pada hari Sabtu (25/6) saat pasukan pemerintah menutup satu-satunya jalur pasokan pemberontak yang tersisa, kata Observatorium HAM Suriah.

Koresponden AFP di wilayah timur kota itu, yang dikuasai pemberontak, mengatakan serangan udara berlangsung sepanjang malam hingga pagi hari.

Aleppo, yang merupakan pusat bisnis dan manufaktur Suriah sebelum meletusnya perang saudara pada 2011, menjadi medan perang terpenting sejak pemberontak menduduki area permukiman di timur kota itu pada tahun berikutnya.

Gencatan senjata selama dua hari yang diperantarai Moskow dan Washington bulan ini dalam upaya menyelamatkan gencatan senjata lebih luas berakhir tanpa perpanjangan.

Rusia memperingatkan pihaknya akan terus menggencarkan serangan udaranya, seraya mengatakan pemberontak gagal komitmen untuk melepaskan diri dari pendukung Al Qaeda.

Serangan udara itu berfokus pada Castello Road, satu-satunya rute tersisa di area timur kota itu yang dikuasai pemberontak, kata Observatorium HAM Suriah.

“Pesawat Rusia mendukung serangan darat rezim Suriah di area utara kota tersebut, sementara pesawat Suriah membombardir area pemukiman timur,” ujar direktur Observatorium Rami Abdel Rahman.

Editor : Diah Anggraeni Retnaningrum


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home