Google+
Loading...
DUNIA
Penulis: Reporter Satuharapan 19:20 WIB | Minggu, 05 Januari 2020

Trump Akan Serang 52 Lokasi Jika Iran Balas Kematian Soleimani

Para pelayat menghadiri pemakaman Mayor Jenderal Iran Qassem Soleimani, komandan pasukan elite Quds Pengawal Revolusi, dan komandan milisi Irak Abu Mahdi al-Muhandis, yang terbunuh dalam sebuah serangan udara di bandara Baghdad, Baghdad, Irak, Sabtu (4/1/2020). (Foto: ReutersThaier al-Sudani)

WASHINGTON, SATUHARAPAN.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Sabtu (4/1) memperingatkan Iran bahwa AS menargetkan 52 lokasi di Iran yang akan diserang dengan "sangat cepat dan sangat keras" jika mereka menyerang warga atau aset milik Negeri Paman Sam tersebut.

"Kami menargetkan 52 lokasi di Iran (merepresentasikan 52 warga Amerika yang ditawan oleh Iran bertahun-tahun lalu), beberapa di level yang sangat tinggi dan penting bagi Iran dan budaya Iran," kata Trump dalam cuitannya di Twitter pada Sabtu (4/1) malam waktu setempat.

Ancaman Trump itu dilontarkan setelah serangan udara AS di dekat Bandar Udara Internasional Baghdad pada Jumat (3/1) menewaskan Mayor Jenderal Iran Qasem Soleimani, Komandan Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam Iran, yang memicu kemarahan dan janji balas dendam dari Teheran.

Sebelumnya pada Sabtu itu, Gedung Putih dilaporkan telah menyampaikan pemberitahuan secara resmi kepada Kongres terkait operasi militer AS yang menewaskan Soleimani.

Beberapa kota besar di Amerika, termasuk Washington, New York dan Los Angeles, dalam kondisi siaga setelah insiden mematikan itu. Namun demikian, otoritas setempat mengatakan tidak ada ancaman yang kredibel atau spesifik terhadap kota-kota tersebut.

Sementara itu, unjuk rasa antiperang terjadi di seluruh Amerika Serikat pada hari yang sama.

"Kepada semua yang percaya pada perdamaian, kepada semua yang menentang perang yang menimbulkan bencana lainnya, sekarang saatnya untuk bertindak," kata koalisi ANSWER, atau Act Now to Stop War and End Racism, yang memobilisasi kegiatan tersebut, dalam sebuah pernyataan. (Xinhua)

 

UKRIDA
Zuri Hotel
Back to Home