Loading...
EKONOMI
Penulis: Reporter Satuharapan 11:18 WIB | Minggu, 26 November 2017

345 Nelayan di Probolinggo Terima Hibah Konverter Kit

Ilustrasi. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan, hari Jumat (27/1), bertatap muka dengan para nelayan di Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem, Bali yang telah menerima 625 unit paket konversi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG) Tahun Anggaran (TA) 2016. (Foto: esdm.go.id)

PROBOLINGGO, SATUHARAPAN.COM - Ratusan nelayan di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur menerima bantuan hibah berupa 345 paket mesin konverter kit dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Alam (ESDM).

"Bantuan hibah mesin konverter kit itu diberikan kepada 345 nelayan yang berada di tujuh kecamatan pesisir pantai Kabupaten Probolinggo," kata Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Probolinggo Dedy Isfandi melalui Kepala Bidang Perikanan Tangkap Wahid Noor Azis di Probolinggo, hari Minggu (26/11).

Secara rinci nelayan yang menerima bantuan tersebut yakni nelayan di Kecamatan Tongas 75 paket, Kecamatan Sumberasih 148 paket, Kecamatan Dringu 36 paket, Kecamatan Gending 29 paket, Kecamatan Pajarakan sembilan paket, Kecamatan Kraksaan 28 paket dan Kecamatan Paiton 20 paket.

"Hibah mesin konverter KIT diberikan kepada masyarakat nelayan kecil yang memiliki perahu kurang dari 10 gross ton (GT) dengan mesin berdaya kurang dari 13 HP, serta menggunakan alat tangkap ramah lingkungan," tuturnya.

Menurutnya hibah tersebut bertujuan untuk mengurangi pemakaian bahan bakar minyak (BBM) dari bensin (premium) beralih menggunakan bahan bakar gas (BBG) pada pada elpiji tiga kilogram, bahkan diakui oleh nelayan dengan konverter kit ada efisiensi sampai 50 persen untuk biaya bahan bakar.

"Kami berharap bisa mengurangi pemakaian BBM berupa premium yang dialihkan ke elpiji tiga kilogram, sehingga masyarakat nelayan bisa melakukan penghematan biaya produksi untuk melakukan penangkapan ikan di laut," katanya.

Wahid menjelaskan pengalihan bahan bakar mesin dari BBM ke BBG tidak mengurangi produksi hasil tangkapan nelayan karena selain mengurangi biaya bahan bakar, produksi tangkapan nelayan justru semakin bertambah.

"Mudah-mudahan dengan peralihan bahan bakar itu bisa meningkatkan hasil tangkapan nelayan di Kabupaten Probolinggo, sehingga mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan mereka yang hidup di pesisir pantai dengan profesi sebagai nelayan," ujarnya. (Antara)

 

 

Editor : Melki Pangaribuan


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home