Loading...
SAINS
Penulis: Sabar Subekti 13:04 WIB | Rabu, 30 April 2014

6 Orang Diduga Terinveksi MERS di Mesir

Menteri Kesehatan Mesir, Adel Adawy. (Poto: AL-Ahram)

KAIRO, SATUHARAPAN.COM - Menteri Kesehatan Mesir, Adel El – Adawi, mengatakan bahwa ada enam orang Mesir yang diduga terinfeksi virus MERS (Middle East Respiratory Syndrome atau Sindrom Pernafasan  Timur Tengah). Satu di antara mereka  dikonfirmasi sedang dirawat di rumah sakit.

E l-Adawi memperingatkan dalam sebuah konferensi pers tentang penyebaran  penyakit mematikan yang ditimbulkan oleh virus ini. Selaian itu, Mesir  adalah tetangga dekat  Arab Saudi di mana ada banyak kasus yang didiagnosis terinfeksi virus yang oleh para ahli diduga berasal dari unta.

Kasus MERS pertama didiagnosis pada seorang pria Mesir pada hari Sabtu (26/4). Dia baru saja kembali dari Arab Saudi saat ia menjalani pemeriksaan medis pada hari Jumat di Rumah Sakit Abbassiya, Kairo. Dari pemeriksaan itu ditemukan dia telah terjangkit virus pernafasan yang  mematikan itu.

El-Adawi menyarankan bahwa siapa pun yang merasa ada gejala demam atau batuk untuk diperiksa. Kementerian Penerbangan juga  menekankan bahwa penumpang maskapai  untuk datang sendiri  ke bagian karantina di bandara jika mereka merasakan gejala tersebut.

El-Adawi mengatakan bahwa scanner untuk mendeteksi orang dengan demam tinggi telah dipasang pada bandar udara dan sudah sepenuhnya beroperasi.

MERS muncul di Kerajaan Arab Saudi pada tahun 2012 dan dianggap mematikan. Meskipun kurang menular, virus MERS  kerabat dekat  virus SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) yang menyebar di Asia pada tahun 2003. Virus ini membunuh sembilan persen dari 8.273 orang terinfeksi. (AFP)


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home