Loading...
RELIGI
Penulis: Prasasta Widiadi 08:07 WIB | Senin, 12 Desember 2016

Akademisi : Jaringan Penghubung ISIS Jadi Ancaman Nyata

Ilustrasi. Puluhan pria duduk di tanah saat tim intelijen Irak memeriksa tanda pengenal mereka mencari pemberontak ISIS di Mosul, Irak, Minggu (27/11). (Foto: Reuters/Goran Tomasevic)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Akademisi Universitas Pertahanan (Unhan) M Dahrin La Ode menyebutkan jaringan penghubung ISIS telah menjadi ancaman nyata bagi masyarakat di Indonesia.

"Faktanya sekarang itu (jaringan penghubung ISIS) sudah hidup di tengah masyarakat," kata Dahrin di Jakarta, Minggu (11/12).

Dahrin mengatakan jaringan penghubung ISIS menyasar masyarakat melalui pendekatan perseorangan (person to person). Dia mengungkapkan kelompok aliran ISIS mulai memasuki kehidupan dan komunitas masyarakat di Indonesia yang dikhawatirkan mengganggu stabilitas keamanan.

Dia mengungkapkan aparat keamanan TNI, Polri, BIN dan BNPT harus menjadi ujung tombak untuk melindungi segenap masyarakat Indonesia dan pemerintahan yang sah.

"Sasaran mereka melemahkan pemerintah untuk mengelola negara," kata Dahrin.

Dahrin mengungkapkan jaringan penghubung ISIS yang terindikasi berkembang di Indonesia cukup membahayakan dengan target membunuh kepala negara, Panglima TNI, Kapolri, Ketua DPR RI, Ketua Mahkamah Konstitusi dan pejabat negara lainnya.

Ia berharap aparatur negara bersiaga penuh terhadap segala bentuk ancaman, serta menganalisa seluruh informasi yang berkaitan dengan gerakan mencurigakan.

"Sekecil apapun komentar masyarakat harus dianalisis dan tidak boleh lengah," kata Dahrin. (Ant)

Editor : Eben E. Siadari


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home