Loading...
RELIGI
Penulis: Martahan Lumban Gaol 20:28 WIB | Jumat, 12 Juni 2015

‎Azyumardi: Yuppies Indonesia Dorong Lahir Perda Syariah

Mantan Rektor UIN Syarif Hidayatullah Prof. Dr Azyumardi Azra (kanan) saat memaparkan kajian pluralisme dan sekularisme dalam diskusi yang digelar di UKI Jakarta Pusat. (Foto: Dok satuharapan.com/Dedy Istanto)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Guru Besar Ilmu Filsafat Univesitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hadayatullah Azyumardi Azra mengatakan Indonesia saat ini mengalami gejala kebangkitan young urban professional (yuppies). Menurut dia hal itu terlihat dengan bertambahnya kelompok kelas menengah. Semangat mereka mendorong munculnya perda syariah.

“Indonesia mengalami gejala kebangkitan yuppies, dengan semakin bertambahnya middle class,” ujar Azymardi dalam Seminar Terbuka Program Pascasarjana Universitas Kristen Indonesia  bertema Agama dalam Ruang Publik: Ancamankah bagi Negara Hukum? di Kampus UKI Diponegoro, Jakarta, Jumat (12/6).‎

Menurut dia, kelompok-kelompok kelas menengah tersebut kemudian menjadi tulang punggung munculnya berbagai macam variasi agama Islam. Sebagian dari kelompok itu terlalu bersemangat, hingga mendorong munculnya peraturan daerah (perda) bernuansa syari’ah.

“Mereka (kelompok kelas menengah) kemudian jadi tulang punggung Islam yang muncul macam-macam, terkadang sebagian di antara mereka terlalu bersemangat, itulah munculnya perda syariah,” kata Azyumardi.

Dia melanjutkan, Indonesia sebenarnya beruntung, upaya menjadikan melegalformalkan perda syariah di Indonesia banyak ditentang oleh kelompok-kelompok Muslim besar, seperti Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah. Sebab, selain mendiskriminasi kelompok agama lain seperti Kristen, perda syar’ah juga mendiskriminasi kelompok agama Islam sendiri.

“Indonesia sebenarnya beruntung, upaya melegalformalkan perda syariah ditentang kelompok Muslim besar, seperti NU dan Muhammadiyah, kelompok itu menolak perda syariah,

“Karena perda syariah itu tidak hanya diskriminatif untuk kaum minoritas seperti Kristiani dan sebagainya, tapi pada umat Islam sendiri,” tutur Azyumardi.

Editor : Bayu Probo

Ikuti berita kami di Facebook


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home