Loading...
EKONOMI
Penulis: Diah Anggraeni Retnaningrum 13:59 WIB | Rabu, 20 Mei 2015

Bank Dunia Puji Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Presiden Bank Dunia (World Bank) Jim Yong Kim (kiri) didampingi Menkeu Bambang Brodjonegoro (kanan) memberikan keterangan pers usai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (20/5). Bank Dunia menawarkan pinjaman hingga USD 11 miliar untuk pendanaan baru selama 3 - 4 tahun ke depan bagi Indonesia. (Foto: Antara)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Presiden Kelompok Bank Dunia memuji pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tumbuh dengan rata-rata enam persen dalam waktu 10 tahun terakhir, serta berhasil memangkas tingkat kemiskinan ekstrem menjadi 11,3 persen saat ini.

"Membantu 25 juta orang keluar dari kemiskinan dalam kurun waktu kurang dari satu generasi adalah pencapaian besar," ujar Presiden Kelompok Bank Dunia Jim Yong Kim sesuai bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Rabu (20/5).

Menurut Kim, tujuan utama Bank Dunia adalah mengakhiri kemiskinan ekstrem pada 2030 dan meningkatkan pendapatan rendah dan menengah.

Kim juga mengakui telah melakukan reorganisasi kelompok Bank Dunia dengan struktur baru yang berfokus pada upaya pengumpulan dan berbagi informasi antar negara tentang pengalaman-pengalaman terbaik di berbagai sektor.

"Kami ingin mempermudah negara-negara anggota untuk memperoleh manfaat dari kelebihan yang kami miliki. Pengalaman kami yang banyak dalam bidang pembangunan kemudnian dapat dipadu dengan dukungan finansial jangka panjang," kata Kim.

Tawarkan Pinjaman Dana

Dalam pertemuan tersebut, Bank dunia menawarkan dana pinjaman kepada Indonesia sebesar USD 11 miliar (Rp 145 triliun) hingga empat tahun ke depan.

Rincian dari rencana pendanaan sebesar USD 11 miliar (Rp 145 triliun) tersebut terdiri atas USD 8 miliar (Rp 105 triliun)dari Bank Dunia (Bank Internasional untuk Rekonstruksi dan Pembangunan/IBRD), dan USD 3 miliar (Rp 39 triliun) berasal dari International Finance Corporation (IFC) dan Multilateral Investment Guarantee Agency (MITA).

Besarnya jumlah pinjaman mencerminkan kenaikan pinjaman kepada Indonesia sebesar 25 persen dari periode 4 tahun sebelumnya.

Selain itu Kim juga menegaskan komitmennya untuk membangun dan memperluas kemitraan Bank Dunia di Indonesia.

"Dalam pertemuan kami dengan Presiden Joko Widodo sangat memberi inspirasi dan menuju ke arah yang benar. Dengan fokus Presiden Joko Widodo untuk pembangunan infrastruktur, membuat saya merasa sangat yakin akan masa depan Indonesia,” kata Kim

Editor : Eben Ezer Siadari


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home