Loading...
INDONESIA
Penulis: Reporter Satuharapan 16:17 WIB | Rabu, 21 Agustus 2013

Diterpa Badai, KRI Dewaruci Patah Tiang

KRI Dewaruci (foto: dewaruci.com)

SYDNEY, SATUHARAPAN.COM - Dalam perjalanannya ke Fremantle, Australia Barat, Kapal Angkatan Laut KRI Dewaruci mengalami musibah. Salah satu tiang dari kapal tersebut patah. Menurut keterangan polisi Australia, kapal Dewaruci ini dinaiki oleh 145 personil dan kadet. Mereka mengalami musibah di titik 60 mil laut dari Pantai Shark Bay. Pada saat itu badai angin sedang menerpa daerah tersebut.

Setelah kejadian tersebut, para awak kapal mengirimkan sinyal pertolongan dan melapor pada pihak berwenang Australia. Akhirnya mereka melanjutkan perjalanan dengan menggunakan mesin ke kota Geraldton.

Rencananya, perjalanan ini dilakukan untuk menghadiri konvensi kapal-kapal perang. KRI Dewaruci diperkirakan akan tiba di Fremantle tanggal 27 Agustus 2013 dan akan tinggal selama tiga hari. 60 orang dari penumpang kapal Dewaruci itu adalah pemain drum band akan dijadwalkan tampil pada tanggal 28 Agustus 2013.

KRI Dewaruci adalah kapal latih bagi taruna/kadet Akademi Angkatan Laut, TNI Angkatan Laut. Kapal ini berbasis di Surabaya dan merupakan kapal layar terbesar yang dimiliki TNI Angkatan Laut. Nama kapal ini diambil dari nama dewa dalam kisah pewayangan Jawa, yaitu Dewa Ruci.

Kapal ini berukuran 58,5 meter dan lebar 9,5 meter dari kelas Barquentine ini dibangun di H.C. Stulchen & Sohn Hamburg, Jerman Barat pada tahun 1952. Kapal ini salah satu yang masih laik layar dari tiga yang pernah diproduksi. Pembuatan kapal ini dimulai tahun 1932, namun terhenti karena Perang Dunia II. Kapal tersebut akhirnya selesai dibuat pada tahun 1952 dan diresmikan pada tahun 1953.

Setiap tahun, kapal ini berlayar ke berbagai belahan dunia yang bertujuan untuk latihan pelayaran bintang atau sering yang disebut Kartika Jala Krida. Kapal ini memiliki marching band taruna Akademi Angkatan Laut yang dikenal dengan nama Gita Jala taruna. (radioaustralia.net.au/wikipedia.org)

 

Editor : Yan Chrisna Dwi Atmaja


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home