Loading...
DUNIA
Penulis: Sabar Subekti 09:24 WIB | Selasa, 17 Maret 2020

Fakta Penularan COVID-19 di Timur Tengah dan Afrika

Peta dunia tentang penyebaran virus corona baru (COVID-19) hingga Senin (16/3). (Foto dari Business Insider)

SATUHARPAN.COM-Sejak muncul pada akhir Desember dari kota Wuhan, China, virus corona baru yang dinamai COVID-19 telah menyebar ke setidaknya 145 negara hingga hari Senin (16/3).

Dampak sosial dan ekonomi akibat penyakit yang oleh WHO disebut sebagai pandemi ini tampaknya lebih besar terhadap kehidupan warga. Ini terjadi akibat penutupan kota, pembatasan perjalanan, pembatalan berbagai kegiatan olah raga, budaya dan keagamaan, serta penurunan kegiatan ekonomi.

Berikut ini beberapa fakta tentang kematian dan infeksi akibat pandemi COVID-19 hingga Senin (16/3) di Timur Tengah dan Afrika.

  1. Pada hari Minggu (15/3), Kementerian Kesehatan Arab Saudi melaporkan 15 kasus baru virus corona, menjadikan totalnya 118 kasus dengan tiga pulih. Kerajaan menutup ruang publik pada hari Minggu dan mengumumkan jeda dalam sebagian besar operasi pemerintah sementara Qatar dan Oman memberlakukan pembatasan masuk.
  2. Pejabat kesehatan Iran mengatakan 129 kematian baru membawa jumlah total kematian terkait virus menjadi 853. Lompatan itu terjadi hanya satu hari setelah Iran yang dianggapsebagai pusat penyebaran COVID-19 di Timur Tengah, mencatat 113 kematian dalam 24 jam terakhir. Jumlah kasus virus corona baru di Iran terus melonjak pada Senin (16/3), dengan 1.053 lebih banyak sehingga total menjadi 14.991 kasus.
  3. Bahrain melaporkan 1.000 orang yang dinyatakan positif terinfeksi pada Senin (16/3), dan melaporkan kematian pertama di antara negara-negara Teluk Arab.
  4. Qatar melaporkan 38 kasus baru, dan menjadi total  439 kasus.
  5. Delapan kasus baru ditemukan di Kuwait pada hari Minggu (15/3), sehingga jumlah total infeksi menjadi 112 orang.
  6. UAE mengumumkan 12 kasus baru virus corona pada hari Minggu (15/3), sehingga jumlah kasus menjadi 98 orang. UAE menunda salat di semua rumah ibadah, termasuk masjid selama empat pekan.
  7. Kementerian Kesehatan Lebanon telah mengkonfirmasi 99 kasus virus corona dan melaporkan tiga kematian.
  8. Jumlah kasus koronavirus yang dikonfirmasi di Turki naik menjadi 18 pada hari Senin (16/3), dan menuut sementara waktu kafe, tempat olah raga dan hiburan dan menangguhkan salat massal di masjid-masjid.
  9. Di Yordania, jumlah kasus meningkat menjadi 16 pada hari Senin. Pemerintah mengumumkan semua lembaga pendidikan, termasuk taman kanak-kanak, pembibitan, sekolah, perguruan tinggi, dan lembaga pelatihan, ditutup selama dua pekan sejak Minggu (15/3).
  10. Sudan pada hari Senin (16/3) mengumumkan keadaan darurat dan penutupan perbatasan hampir total untuk mengatasi pandemi virus corona. Sampai saat ini Sudan hanya melaporkan satu kematian akibat penyakit oleh virus COVID-19.
  11. Kasus virus corona baru dikonfirmasi di kota Tulkarm di Tepi Barat, Palestin, sehingga jumlah kasus menjadi 39. Sebanyak 37 kasus ditemukan kota Betlehem, Tepi Barat.
  12. Kementerian Kesehatan Israel pada Senin (16/3) malam mengatakan jumlah COVID-19 meningkat menjadi 277 kasus. Israel berjani di parlemen yang baru terpilih untuk pembatasan ketat melawan wabah virus corona.
  13. Lembaga Kesehatan Masyarakat Ethiopia dalam sebuah pernyataan mengkonfirmasi tiga kasus lagi, sehingga menjadi empat kasus.
  14. Afrika Selatan mencatat 61 kasus COVID-19, Presiden Cyril Ramaphosa menyatakan keadaan bencana nasional dan memperingatkan wabah itu dapat memiliki dampak yang "berpotensi bertahan" pada ekonomi paling berkembang di benua itu. Dia mengatakan juga akan melarang pertemuan lebih dari 100 orang.
  15. Presiden Kenya, Uhuru Kenyatta, mengatakan pemerintahnya menangguhkan perjalanan dari negara mana pun yang melaporkan COVID-19. Kenya telah mencatat tiga kasus yang dikonfirmasi. (Reuters)

Editor : Sabar Subekti


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home