Loading...
SAINS
Penulis: Martahan Lumban Gaol 14:33 WIB | Minggu, 31 Agustus 2014

Habibie Motivasi Generasi Muda Bangun Bangsa

BJ Habibie (kanan) saat memberikan keterangan kepada wartawan dalam silahturahmi ICMI, di Jakarta, Jumat (31/1). (Foto: Elvis Sendouw)

MAKASSAR, SATUHARAPAN.COM - Mantan Presiden Republik Indonesia, BJ Habibie memotivasi generasi muda membangun bangsa dengan meninggalkan jejak positif.

"Kalau bukan anak bangsa ini yang membangun bangsanya, siapa lagi? Jangan harapkan orang lain datang membangun bangsa kita," kata Habibie pada salah satu acara tv swasta yang digelar di Baruga Pettarani, Universitas Hasanuddin, Makassar, Sabtu (30/8).

Kehadiran Habibie di kampus terbesar di Kawasan Timur Indonesia (KTI) itu, mendapat sambutan hangat dari para mahasiswa dan akademisi yang memenuhi gedung berkapasitas lebih dari lima ribu orang.

Habibie yang menjadi tamu utama didampingi Mutia Hafid, Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah yang dikenal inovatif dan dua artis senior Abdee Slank dan Glenn Fredly.

Habibie bersama tamu kehormatan lainnya masing-masing mengungkapkan pandangannya tentang kebangsaan dan upaya membangun Indonesia menjadi lebih baik.

Menurut teknokrat yang dikenal sebagai penemu pesawat jenis CN-25 ini, kemerdekaan itu dicapai berkat perjuangan bangsa.

Berkaitan dengan hal tersebut, hasil dari perjuangan itu tidak boleh diabaikan, bahkan ditinggalkan, tetapi harus diisi dengan memberikan karya terbaik bagi bangsa dan negara.

"Tiap manusia harus meletakkan jejak-jejak. Jejak itu mencerminkan personality masing-masing dan akan dibaca oleh rakyatnya sendiri dan itu yang penting. Dunia ini tidak buta dan tuli," kata Habibie.

Pendidikan Penting

Sementara itu, Mutia mengatakan, pendidikan adalah yang paling penting untuk membangun bangsa, jadi harus dilakukan apa saja untuk mencapai itu.

Sedang Nurdin mengemukakan, harus mengirim generasi muda keluar negeri untuk belajar, kemudian kembali untuk membangun Indonesia menjadi lebih baik.

Abdee Slank sendiri mengimbau agar pemerintah harus lebih dinamis dan berani mengambil resiko untuk menumuhkan generasi muda lebih kreatif.

Sedang Gleen menilai, globalisasi telah mengubah orang menjadikan segala sesuatu menjadi instant dan itu akan berdampak pada generasi muda, tinggal diarahkan dampak itu ke arah positif. (Ant)

Editor : Yan Chrisna Dwi Atmaja


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home