Loading...
LAYANAN PUBLIK
Penulis: Kartika Virgianti 18:59 WIB | Selasa, 25 Februari 2014

Jokowi Kembali Menanggapi Soal Pasar Blok G Tanah Abang Sepi

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo. (Foto: Kartika Virgianti)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo menanggapi Pasar Blok G, Tanah Abang yang dinilai sepi pembelinya. Menurut dia tidak perlu ada pelatihan pedagang, karena entrepreneur itu harus mampu bersaing.

“Yang namanya entrepreneur, pedagang kaki lima maupun pengusaha harus mengerti bahwa kualitas produk itu diperlukan untuk bersaing. Pembeli sekarang beda sedikit harganya dengan yang lain akan pindah. Jadi Blok G ramai atau sepi tergantung banyak hal,” kata gubernur yang akrab disapa Jokowi itu di Balai Kota, Selasa (25/2).

Terkait dengan pedagang pasar Blok G yang merasa sepi pembeli, menurut Jokowi, yang namanya bisnis selalu ada pasang surutnya, karena bisnis itu berkompetisi, baik melalui harga maupun kualitas.

“Yang keluar itu yah mau bagaimana lagi, kita masukkan yang lain, karena yang mengantre banyak. Silakan kalau mau keluar. Namanya cari rezeki, asal jangan di trotoar atau di jalan raya,” Jokowi menegaskan.

Dalam bisnis, lokasi dan fasilitas juga menentukan. Oleh sebab itu, Jokowi mengatakan Pemprov DKI sudah berupaya, dengan mengadakan Anjungan Tunai Mandiri (ATM),  food court lebih dirapikan, membuatkan pintu gerbang, eskalator dan jembatan penghubung yang saat ini tengah dikerjakan, sampai promosi pada Jumat, Sabtu, Minggu.

“ATM kita bikinkan, dulu ini tidak ada gerbangnya kita kasih gerbang enam meter, food court-nya dulu kotor sekarang sudah bersih, kita sudah lihat tadi, penghubungnya (jembatan) sedang proses dikerjakan, eskalator juga kita mau bangun,” kata Jokowi.  

“Promosi sedang kita lakukan, Jumat, Sabtu, Minggu ada band, keroncong, keramaian, ada hadiah, kalau di mall cuma kulkas, tv, di sini mobil, perhatian kita kurang apa? Tapi kalau namanya entrepreneur memang harus dari dirinya sendiri, semangat berkompetisi harus ada. Sedangkan pemerintah hanya menyediakan ruang-ruang seperti ini,” tambahnya.

Menurut Jokowi, semua upaya tersebut sedang dalam proses, dan akan dilihat prosesnya dari bulan ini, tapi semuanya itu perlu waktu. Jokowi berharap para pedagang jangan minta hal-hal yang instan.

Pemprov DKI juga mewacanakan adanya penghubung untuk mengintegrasikan stasiun kereta api Tanah Abang ke Pasar Blok G. Namun saat ini secara bisnis, Pemprov baru bisa mengerjakan jembatan penghubung Pasar Blok A ke Blok G.

Editor : Bayu Probo


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home